JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menggelontorkan anggaran Rp101,3 miliar untuk merevitalisasi dan mengintegrasikan SDN Pekayon 05 dengan SMPN 91 Jakarta di Pasar Rebo, Jakarta Timur. Proyek ini menyatukan kedua sekolah dalam satu lingkungan pendidikan dengan gedung enam lantai dan fasilitas modern.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Senin (12/10/2026), bangunan sekolah tersebut dilengkapi lift untuk mendukung mobilitas siswa dan tenaga pengajar. Ruang kelas juga dibuat tertutup untuk menciptakan suasana belajar yang lebih tenang.
Fasilitas pembelajaran di setiap ruang kelas mencakup smartboard atau papan tulis pintar. Sementara itu, area depan sekolah dilengkapi sarana olahraga berupa lapangan futsal berumput sintetis dan lapangan basket.
Pramono mengatakan, integrasi SD dan SMP tersebut membutuhkan anggaran Rp101,3 miliar. Dia menilai fasilitas yang tersedia membuat sekolah hasil revitalisasi itu mampu bersaing dengan sekolah di luar negeri.
“Untuk melakukan integrasi ini dari SD dan kemudian SMP biaya yang dibutuhkan adalah Rp101,3 miliar dan alhamdulillah kalau dilihat menurut saya sekolah ini nggak kalah dengan sekolah-sekolah di luar negeri karena terintegrasi dengan baik,” kata Pramono di lokasi, Senin (12/10/2026).
Dia menjelaskan, pembangunan tersebut merupakan bagian dari program revitalisasi 19 sekolah di Jakarta sepanjang 2026. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menyiapkan perbaikan terhadap bangunan sekolah lain yang membutuhkan pembenahan.
“Hal berkaitan dengan revitalisasi gedung-gedung lama yang perlu diperbaiki bukan hanya di Jakarta Timur ini hampir semua daerah-wilayah kita lakukan dan mudah-mudahan ini akan membuat dengan sarana prasarana yang lebih baik Jakarta,” ujar Pramono.