Penggali Makam Pasien Covid-19 Mogok Kerja, Ini Penjelasan Ketua TPU Jombang Tangsel

Hasan Kurniawan
Ilustrasi, pemakaman khusus jenazah terpapar virus corona (Covid-19). (Foto: Antara).

TANGERANG SELATAN, iNews.id - Sejumlah penggali makam khusus jenazah terpapar virus corona (Covid-19), di TPU Jombang, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mogok kerja dinilai karena ada kesalahpahaman. Penggali makam itu protes karena mengira jasanya tidak dibayar.

Kepala TPU Jombang, Tabroni mengatakan ada pergantian sistem pembayaran bagi para penggali makam biasanya harian menjadi mingguan. 

"Tidak ada mogok. Hanya mis saja. Biasa harian, sistem lama. Mau dibuat mingguan, sistem baru," ujar Tabroni di TPU Jombang, Ciputat, Tangsel, Senin (25/1/2021). 

Dia menyampaikan, setiap penggalian lubang makam dikerjakan oleh lima orang. Dia menuturkan, jasa mereka dibayarkan berdasarkan setiap lubang yang digali.

"Per lubang Rp1 juta. Per Senin ini, dibuat per minggu. Hanya minta kepastian, jika per minggu. Ada. Hitungannya tetap sama, perlubang," ucapnya.

Menurutnya, informasi perubahan sistem pembayaran dari harian menjadi mingguan  mendadak. "Galinya pakai beko. Jadi mereka hanya urug saja. Sudah agak ringan. Beko semua sekarang. Dari April sudah pakai beko," katanya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
1 hari lalu

Jenazah Guruh Sukarnoputra Akan Dimakamkan di TPU Karet, Samping Fatmawati

5 hari lalu

Mantan Bintang Arsenal Terancam 5 Tahun Penjara Gegara Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu

9 hari lalu

Kasus Influenza A Mulai Meningkat, Lebih Bahaya dari Covid-19?

18 hari lalu

Pesan Harry Kiss ke Pencuri Lampu Solar Panel Makam Vidi Aldiano: Semoga Dapat Hidayah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal