Pj Gubernur DKI Minta Satpol PP Harus Tahu Titik Pelarangan Baliho Caleg hingga Capres-Cawapres

Carlos Roy Fajarta
Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono saat memberikan arahan pada acara Townhall Meeting dalam rangka Penyelenggaraan Kinerja Kewilayahan di Balaikota. (Foto MPI).

JAKARTA, iNews.id - Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk mengingat tempat dan lokasi yang dilarang untuk pemasangan spanduk-baliho caleg dan capres-cawapres. Dia juga meminta seluruh ASN netral dalam Pemilu 2024.

"Saya tidak pernah memerintahkan macem-macem ya. ASN itu harus netral. Foto sudah diatur tidak boleh ada tanda-tanda, mirip atau sama. Kalau kita netral kita enak, datang duduk kerja. Selesaikan tugas-tugas, paham ya," ujar Heru saat memberikan arahan pada acara Townhall Meeting dalam rangka Penyelenggaraan Kinerja Kewilayahan di Balai Agung, Balaikota Provinsi DKI Jakarta, Rabu (22/11/2023).

Heru menjelaskan petugas harus mengikuti aturan yang sudah ada yakni menertibkan atribut politik di lokasi atau titik yang dilarang dilakukan pemasangan.

"Atribut kampanye sudah diatur, Satpol PP, kan sudah diatur tempat-tempatnya. Tolong Bapak konsultasi dulu ke tingkat kota sebelum melakukan sesuatu," kata Heru.

Dia menyebutkan pemasangan atribut politik di tempat umum memiliki aturan dan ada beberapa titik yang tidak boleh dipasang.

"Ya namanya pesta demokrasi tidak apa-apa selama pesta demokrasi tiga bulan. Yang tidak boleh tempatnya dihafalkan. Ada titik-titik tidak boleh pemasangan (dihafalkan). Titik ini sesuai kesepakatan dengan KPU dan Bawaslu," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Satpol PP Jakarta Larang Pedagang Jual Hewan Kurban di Trotoar, bakal Tindak yang Membandel

Nasional
6 hari lalu

Viral Pengemis dan Manusia Gerobak Penuhi Trotoar Mampang, Satpol PP Amankan 8 Orang

Nasional
10 hari lalu

Mahfud MD Usul Ambang Batas Parlemen Dihapus, Soroti 17 Juta Suara Pemilu 2024 Terbuang

Megapolitan
26 hari lalu

Satpol PP Jakarta Minta Tambah 5.000 Personel, Rano Karno: Damkar Saja Butuh 11.000

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal