JAKARTA, iNews.id - Polisi mengungkapkan aksi tawuran empat gangster yang menewaskan seorang pria di Kebon Jeruk, Jakarta Barat (Jakbar), disiarkan secara langsung melalui media sosial. Para pelaku juga mengunggah rekaman aksi kekerasan, mulai dari pembacokan hingga pengeroyokan, ke akun Instagram yang mereka kelola.
“Tujuannya adalah mereka melakukan live studio, live video untuk tujuan-tujuan tertentu dan meng-upload setiap kegiatan-kegiatan, setiap kejadian-kejadian, setiap pembantaian dan pembacokan mereka upload di Instagram yang ada di mereka pegang sebagai adminnya," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Nasriadi, dikutip Kamis (29/10/2026).
Nasriadi menjelaskan, tawuran tersebut melibatkan empat gangster, yakni Geng Popeye, Batavia, Bonsai, dan Samudra. Aksi bermula dari ajakan melalui media sosial yang menggunakan sejumlah kode untuk mengatur pergerakan kelompok, mulai dari 'berangkat' hingga 'serang'.
Polisi mengungkap peran sejumlah admin media sosial yang diduga mengajak dan memprovokasi anggota kelompok untuk terlibat tawuran. Salah satunya tersangka berinisial RM, yang merupakan admin akun Samudra.
RM diduga menjadi penggerak aksi dengan mengunggah ajakan, memprovokasi, hingga membujuk anggota lain untuk ikut tawuran. Dia juga diduga menjadi pelaku pembacokan yang menyebabkan korban meninggal dunia.