Polisi Ultimatum Penyiram Air Keras ke Istri dan Mertua di Bekasi Segera Menyerahkan Diri

Jonathan Simanjuntak
Ilustras. Pelaku penyiraman air keras ke istri dan mertua di Bekasi diminta menyerahkan diri. (Ilustrasi : SIndonews)

BEKASI, iNews.id - Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan menargetkan jajaranya bakal menangkap terduga pelaku suami penyiram air keras terhadap keluarganya sendiri di Sukatani, Kabupaten Bekasi. Mengingat, hingga saat ini pelaku tak kunjung ditangkap.

“(Target) 1x24 jam. Kalau dia menyerahkan diri bagus, kalau tidak, ya jangan salahkan kami kalau kami bertindak keras karena dia berusaha menghindar dari perbuatan pidananya,” kata Gidion kepada wartawan, Rabu (22/6/2022).

Menurutnya, hingga saat ini pelaku masih berpindah-pindah tempat untuk menghindari pengejaran polisi. Namun, dia juga menegaskan pelaku bakal tertangkap.

“(Pelaku) lari-lari dia masih mobile, anak muda ini biasa mobile, dipakai data scientific juga masih mobile,” tuturnya.

Sebelumnya, seorang suami bernama Kenji (26) di Kampung Jagawana, Desa Sukarukun, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi tega menyiram istri, mertua dan anaknya sendiri dengan air keras. Diduga penyiraman dilakukan lantaran sang suami marah karena berkali-kali digugat cerai.

Kapolsek Sukatani, AKP Wito mengatakan gugatan cerai dilontarkan lantaran sang istri karena Kenji tak menafkahi keluarganya. Cek-cok terkait ekonomi itu pun diketahui kerap terjadi.

"Istrinya minta cerai tapi suami enggak mau cerai, namanya gak dikasih nafkah. Suaminya gak kerja, dan kadang mabuk-mabukan," kata Wito ketika dimintai konfirmasi, Senin (20/6/2022).

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Nasional
21 jam lalu

Berbekal Rekaman CCTV, Polisi Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis Andri Yunus

Nasional
3 hari lalu

Polisi Naikkan Kasus Teror Air Keras Aktivis KontraS ke Penyidikan, Siapa Tersangka?

Nasional
3 hari lalu

Ketua Komisi III DPR Minta Polisi segera Tangkap Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

Buletin
3 hari lalu

Novel Baswedan Kutuk Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: Kejahatan Luar Biasa!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal