Polisi Ungkap Industri Rumahan Produksi 185 Kg Tembakau Sintetis, 9 Orang Ditangkap

Ari Sandita Murti
Pengungkapan Industri Tembakau Sintetis (Foto: Ari Sandita)

JAKARTA, iNews.id - Polisi mengungkap kasus home industri atau industri rumahan tembakau sintetis sebanyak 185 kg di kawasan Bogor. Dari pengungkapan itu, sembilang orang pelaku diciduk polisi dan lima orang lainnya tengah diburu polisi.

"Polres Jakarta Selatan mengungkap kasus home industri tembakau sintetis sebanyak 185 kg lebih di kawasan Bogor. Total ada 9 orang tersangka yang diamankan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus pada wartawan, Senin (31/5/2021).

Menurutnya, pengungkapan kasus kali ini hasil pengembangan dari ungkap kasus sebelumnya, yang mana Polres menangkap empat pelaku dan mengamankan bukti tembakau sintetis sebanyak 6 kg di kawasan Pandeglang, Banten. Pada pengungkapan kali ini, ada 9 orang pelaku yang diciduk berinisial AH, MR, AF, J, R, RP, RA, TA, dan M.

"Dari 9 orang yang kita amankan, ada lagi 5 orang DPO yang masih dilakukan pengejaran, diantaranya berinisial G dan PW selaku otaknya," tuturnya.

Para pelaku tersebut, tambahnya, diciduk polisi di kawasan Gunung Putri dan Cilebut, Bogor, Jawa Barat pada Minggu, 30 Mei 2021 kemarin. Sembilan orang pelaku itu kini dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) sub Pasal 113 ayat (2) sub Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Megapolitan
1 hari lalu

Penampakan Barang Bukti Pembunuhan Aktivis Ermanto Usman, Linggis hingga Gunting

Megapolitan
2 hari lalu

Kronologi Suami Siri Bunuh Istri di Depok, Berawal dari Pertengkaran Rumah Tangga

Nasional
2 hari lalu

Polisi Tangkap Pembunuh Pensiunan JICT Ermanto Usman

Megapolitan
3 hari lalu

Hore! Warga Jakarta Bisa Titip Kendaraan Gratis di Kantor Polisi saat Mudik Lebaran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal