Pramono Bolehkan Jajaran Gelar Nobar Piala Dunia 2026, tapi Ada Syaratnya

Yuwantoro Winduajie
Gubernur Jakarta Pramono Anung (foto: Danandaya Arya)

JAKARTA, iNews.id - Gubernur Jakarta Pramono Anung membolehkan organisasi perangkat daerah (OPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026. Namun, Pramono mengingatkan agar kegiatan tersebut tidak mengganggu pelayanan publik maupun aktivitas kerja aparatur sipil negara (ASN).

Seperti diketahui, sebagian besar pertandingan berlangsung pada jam kerja di Indonesia.

"Yang pertama banyak BUMD kita dan OPD-OPD sudah meminta untuk diperbolehkan melakukan siaran langsung Piala Dunia. Problemnya adalah karena harinya jamnya itu jam orang bekerja," kata Pramono.

Menurut dia, jadwal pertandingan yang banyak berlangsung pada pukul 09.00 WIB hingga 11.00 WIB berpotensi menimbulkan persoalan apabila tidak dikelola dengan baik.

"Yang paling penting jangan sampai kemudian mengganggu orang yang sedang bekerja karena jamnya adalah jam orang bekerja. Kebanyakan jam sembilan, jam sepuluh, jam sebelas sehingga ini menjadi persoalan tersendiri kalau tidak dikelola secara baik," ujarnya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Virgil van Dijk Sindir Jeda Minum di Piala Dunia 2026: Laga seperti Dipotong Iklan!

57 tahun lalu

Timnas Iran Tiba di AS setelah Kesepakatan Damai Diumumkan, Ketegangan Politik Belum Berakhir

57 tahun lalu

Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 Malam Ini hingga Besok Pagi: Spanyol Beraksi, Belgia vs Mesir

57 tahun lalu

FIFA Bayar Penuh Omar Artan, Wasit Piala Dunia 2026 asal Somalia yang Diusir dari AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal