Pramono soal Viral Pelari JRF Terobos Barikade Panitia: Aturannya Ketat, Harus Tertib

Danandaya Arya Putra
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Danandaya Arya Putra)

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi viralnya aksi peserta Jakarta Running Festival (JRF) kategori half marathon yang memaksa menerobos barikade panitia setelah melewati batas waktu atau cut-off time (COT). Aksi tersebut sempat memicu desak-desakan dengan panitia penyelenggara.

Pramono menjelaskan, kategori half marathon memiliki aturan ketat karena termasuk kategori yang memperebutkan gold medal. Karena itu, seluruh peserta diminta mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan penyelenggara.

"Jadi karena half marathon itu kan sudah masuk dalam gold medal, karena sudah masuk dalam gold medal aturannya itu juga ketat. Itu bukan aturan yang dibuat oleh panitia, tetapi itu memang aturannya gold medal," kata Pramono seusai menyelesaikan lari kategori 10K di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Minggu (25/10/2026).

"Sehingga dengan demikian memang sudah waktunya kita semua tertib untuk mengikuti apa yang digariskan atau ditetapkan oleh panitia," sambungnya.

Pramono yang mengikuti kategori 10K mengaku turut berupaya mengejar batas waktu agar tidak terkena COT. Dia mengatakan berhasil mencapai garis finis dengan catatan waktu 1 jam 49 menit.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
11 jam lalu

Pramono dan Zulhas Meriahkan Jakarta Running Festival 2026, Ikut Lari 10K

11 jam lalu

Pramono Lepas Ribuan Pelari Maraton Jakarta Running Festival 2026

1 hari lalu

Jelang Konser Kanye West di GBK, Pramono Anung Mengaku Tak Bisa Tidur

2 hari lalu

Pramono Beri Diskon Pajak 50 Persen untuk Perfilman, Bisa Ringankan Ongkos Produksi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal