Tak Ada Lockdown di Jakarta, Ahli Epidemiologi Sarankan 3T Diperkuat

Riezky Maulana
Tim MNC Portal
Ilustrasi, sosialisasi disiplin menerapkan protokol kesehatan. (Foto: Dok. Sindo Media).

JAKARTA, iNews.id - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dinilai perlu diperketat meski tidak ada lockdown di Jakarta. Selain itu penerapan 3T, yakni testing, tracing, treatment juga harus diperkuat. 

Ahli epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman mengatakan, upaya tersebut perlu dilakukan agar pandemi virus corona (Covid-19) bisa dikendalikan.

"Memang yang harus dilakukan ya PSBB ada penguatan aspek 3T yang luar biasa. Bukan hanya di DKI saja tetapi seluruh daerah, enggak bisa DKI saja atau Bodetabek saja, tapi semua daerah di Jawa ini," ujar Dicky di Jakarta, Sabtu (6/2/2021). 

Dia menuturkan, jika pemberlakuan PSBB serentak dirasa berat, pemerintah daerah dapat memilih opsi lain. Salah satunya dengan  pembatasan mobilisasi dan interaksi.

"Ini yang harus dilakukan untuk perbaikan respons pandemi. Enggak bisa ditunda lagi, harus segera," tuturnya.

Selain itu, Dia juga menyoroti Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan atau UU Kekarantinaan Kesehatan. Menurutnya, DPR dapat melakukan pengkajian atas UU tersebut karena dinilai sudah tidak responsif.

"Strategi yang ada di situ (UU Karantina Kesehatan) sulit diterapkan karena memberatkan. Ternyata kan harus semua penduduk disuplay kalau melakukan lockdown itu, ada sampai pakan ternaknya. Tentu itu berat bagi pemerintah daerah atau pusat," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

57 tahun lalu

Puan Minta Pemerintah Tak Anggap Sepele Hantavirus, Jangan Sampai Terulang Seperti Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal