JAKARTA,iNews.id – Tingginya angka pengangguran di Jakarta, khususnya lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) berfikir keras mencari solusi. Pemprov menawarkan lulusan SMK ikut serta dalam pelatihan kerja daerah untuk menggali potensi dalam kewirausahaan.
“Banyak sekali pengangguran berasal dari SMK, dari tenaga terampil mencapai 31,74 persen lulusan SMK menganggur, untuk itu kita adakan perubahan,” kata Sandi di Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Utara, Kamis (22/3/2018).
Pemprov DKI ingin pelatihan kerja daerah disandingkan dengan program One Kecematan One Center Entrepreneurship (OK OCE). Harapannya, pelatihan itu tidak hanya melahirkan seseorang yang bekerja di perusahaan, tetapi menciptakan calon pengusaha. Dengan begitu akan tercipta lapangan kerja baru.
“Sehingga mereka bukan hanya bisa dapat ditempatkan untuk bekerja di perusahaan yang sekarang membutuhkan, tetapi menjadi seorang wirausaha yang bisa sukses,” ujar dia.
Pelatihan itu merupakan angkatan pertama. Pemprov melibatkan 300 pemuda lulusan SMK yang belum mendapatkan pekerjaan. Mereka dilatih mulai tata boga, tata busana, teknik komputer, tata rias, dan sebagainya sesuai dengan potensi peserta. “Kita harapkan dari batch ini ada 300 yang hadir. Ini akan mengurangi lebih dari tujuh persen pengangguran terbuka yang ada di Jakarta sekarang, ini angkatan pertama,” kata Sandi.