Tekan Penderita Kanker Serviks, Anies Ajak Warga Periksa ke Puskesmas

Wildan Catra Mulia
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meluncurkan bus berstiker ajakan deteksi dini kanker serviks ke puskesmas. (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)

JAKARTA,iNews.idKanker serviks menjadi momok bagi masyarakat Indonesia, tidak terkecuali warga Jakarta. Data kematian warga Jakarta akibat kanker serviks mencapai 14 persen dari total 3.900 jiwa.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, tingginya angka penderita kanker serviks di Jakarta tersebut kerap terjadi karena mesyarakat menyepelekan deteksi dini. Warga baru datang ke rumah sakit setelah menderita kanker stadium.

“Deteksi dini soal persoalan kanker menjadi mendasar. Banyak warga yang datang ke rumah sakit sudah stadium lanjut. Itu yang tidak kita inginkan,” kata Anies di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Selasa (13/2/2018).

Untuk menekan penderita kanker serviks, Anies mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah mengupayakan untuk melengkapi seluruh peralatan pendeteksi dini kanker serviks di tingkat puskesmas. Pemprov juga gencar menyosialisasikan bahaya kanker serviks, salah satunya dengan meluncurkan bus yang dilengkapi dengan stiker ajakan ke puskesmas untuk mendeteksi dini.

“Fasilitas kita lengkap. Seperti diungkapkan kepala dinas, datang ke puskesmas dan anda akan dilayani secara gratis untuk deteksi dini kanker. Beberapa puskesmas kita sudah memiliki alat kreoterapi. Hasil tes IVA positif dapat dilaksanakan di puskesmas,” ujar Anies.

Kepala Dinas Kesehatan Koesmedi Priharto mengimbau, warga harus menjaga kesehatan dengan mengatur pola makan dan gaya hidup yang baik. Serta, menjaga kehidupan yang bersih, benar, dan perilaku baik.

“Jangan datang ke puskesmas itu hanya untuk sakit, tetapi untuk memeriksakan chekup kondisi tubuh kita. Supaya kita enggak datang dalam keadaan yang terlambat,” kata Koesmedi.

Editor : Khoiril Tri Hatnanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Warga Jakarta Bisa Nobar Piala Dunia 2026 di GOR, Pemprov Siapkan Fasilitas Khusus

57 tahun lalu

Pramono Anung Buka Suara soal Tarif Transjabodetabek, Tak Semua Rute Akan Naik

57 tahun lalu

Skrining Kanker Serviks Berbasis AI dengan TruScreen, Ini Kata Dokter

57 tahun lalu

Pramono Bersyukur WFH Ditetapkan Hari Jumat Bukan Rabu, Ada Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal