Uang Kompensasi Tak Dibayar 5 Bulan, Warga Ancam Blokir Bantargebang

Rahmat Hidayat
Warga Bantargebang ancam blokir truk sampah masuk TPST. (Foto: iNews)

BEKASI, iNews.id – Puluhan warga Kecamatan Bantargebang, Bekasi, menggelar aksi demo, Rabu (16/5/2018) sore. Massa menggeruduk kantor pengelola Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) untuk mempertanyakan uang kompensasi yang belum dibayar selama lima bulan.

Perwakilan warga Tajiri mengatakan, sekitar 18.000 kepala keluarga di tiga kelurahan yakni Ciketing Udik, Cikiwul, dan Sumur Batu belum menerima uang kompensasi selama lima bulan terakhir. Padahal seharusnya warga menerima uang kompensasi bau sampah sebesar Rp200.000 per bulan.

“Harusnya bulan Januari, Februari, Maret sudah turun tetapi ini sudah mau masuk Juni belum turun,” kata Tajiri, Rabu (16/5/2018).

Menurut Tajiri, warga sempat dijanjikan dana kompensasi turun per tiga bulan sekali. Namun ternyata pada triwulan pertama juga belum turun. Apabila pada triwulan kedua belum juga turun, Warga mengancam akan memblokir truk yang hendak membuang sampah ke TPST Bantargebang.

“Karena itu bagian dari pada hak dan kewajiban pemerintah untuk memberikan kompensasi,” ujar dia.  

Editor : Khoiril Tri Hatnanto
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Pemerintah Percepat Olah Sampah Jadi Listrik, Target Kurangi 33.000 Ton per Hari di 2029

Nasional
4 hari lalu

Darurat Sampah, RI Hanya Mampu Kelola 37 Ribu Ton per Hari

Nasional
4 hari lalu

RI Darurat Sampah, Produksi Capai 143.000 Ton per Hari!

Nasional
12 hari lalu

Buang Sampah Sembarangan di Stasiun dan Jalur Kereta? Siap-Siap Ditindak KAI!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal