Wartawan Dikeroyok saat Liput Keributan di Pademangan, Polisi Periksa 5 Saksi

Yohannes Tobing
Seorang wartawan TV dikeroyok saat meliput keributan di Jalan Lodan Raya, Pademangan, Jakarta Utara pada Minggu (23/7/2023). (Foto: Ilustrasi/Antara)

JAKARTA, iNews.id - Seorang wartawan TV dikeroyok saat meliput keributan di Jalan Lodan Raya, Pademangan, Jakarta Utara pada Minggu (23/7/2023). Unit Reskrim Polsek Pademangan telah memeriksa lima orang saksi dalam kasus pengeroyokan ini.

Perwira Unit (Panit 1) Reskrim Polsek Pademangan Iptu Muhammad Idris mengatakan pihaknya masih terus melakukan pencarian dan penyelidikan. 

"Mohon kerja samanya dari semua pihak apabila mengetahui orang-orang yang ada di video itu dapat dilaporkan kepada kami," kata Idris, Senin (24/7/2023). 

Menurut Idris, pengeroyokan tersebut bermula saat sekelompok pemuda sedang bermain bola dan terjadi cekcok hingga baku hantam di lokasi. Korban bernama Muhammad Syarif kemudian mencoba merekamnya namun menjadi sasaran pelaku.

"Sesuai dengan hasil gelar awal bahwa awalnya mereka itu bermain sepak bola mungkin karena ada masalah cekcok di antara mereka akhirnya terjadi pemukulan," ucapnya.

Idris menambahkan, saat ini pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya yang kabur usai melukai korban.

"Terdapat dua orang sebenarnya yang satu orang atas nama (korban) inisial MS (Muhammad Syarif) ya dan satu lagi atas inisial R," ujarnya.

Sebelumnya, pengeroyokan wartawan kembali terjadi. Kali ini di kawasan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara. Seorang wartawan televisi dipukul belasan orang tak dikenal (OTK) pada Minggu (23/7/2023) sore. 

Menurut Skorban, kejadian ini bermula pada saat dirinya tengah meliput keributan yang ada di depan Pintu Barat Taman Impian Jaya Ancol. Saat itu dirinya melihat ada keributan (pengeroyokan) yang dilakukan puluhan orang.

"Saya tadi lagi jalan dari pos wartawan, tiba-tiba saya lihat ada orang dipukul puluhan orang. Langsung cepat saya rekam itu kejadian, tiba-tiba ada banyak orang mukul saya dari belakang," kata korban bernama Syarif.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Megapolitan
2 hari lalu

JPO JIS-Ancol sepanjang 466 Meter Siap Jadi Ikon Baru Jakarta Utara

Megapolitan
5 hari lalu

Waspada! Banjir Rob Mengintai Pesisir Jakarta hingga 16 Februari 2026

Nasional
7 hari lalu

Dewan Pers dan Organisasi Wartawan Desak Pemerintah Ubah Perpres 32/2024 Jadi UU

Nasional
7 hari lalu

Ketum PWI: Pers Bukan Sekadar Industri Informasi, tapi juga Fondasi Demokrasi Bangun Bangsa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal