JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 1.500 kadet Universitas Pertahanan (Unhan) baik pengasuh dan juga kadet mahasiswa akan diterjunkan ke 181 Sekolah Rakyat. Mereka bertugas menanamkan nilai kedisiplinan kepada para siswa.
"Lewat kegiatan ini, kami ingin siswa Sekolah Rakyat makin mengenal dan memahami betapa pentingnya kedisiplinan itu," ujar Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul di Jakarta, Jumat (9/10/2026).
Gus Ipul menilai, kedisiplinan menjadi faktor penting agar potensi yang dimiliki siswa Sekolah Rakyat dapat berkembang secara optimal. Menurutnya, tanpa sikap kedisiplinan tersebut, minat dan bakat yang dimiliki para siswa berisiko tidak terasah dengan baik.
"Kita boleh memiliki perbedaan kemampuan, kita memiliki minat dan bakat yang berbeda-beda, tidak bisa diseragamkan, tapi satu hal yang sama, siapa pun kita, ketika ingin sukses, salah satu syaratnya harus disiplin," ucapnya.
Selain membangun kedisiplinan, para kadet Unhan akan mendampingi siswa Sekolah Rakyat dalam membentuk karakter dan kepribadian agar menjadi lebih baik.
Gus Ipul mengatakan, pendampingan tersebut menjadi penting karena para siswa Sekolah Rakyat berasal dari keluarga yang kurang mampu maupun kelompok masyarakat rentan. Dia berharap program ini dapat membantu untuk meningkatkan kemampuan dan terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang.
"Siswa Sekolah Rakyat ini adalah sederhananya belum pintar, belum memiliki kemampuan akademik yang hebat, dari keluarga yang tidak mampu. Ini lagi kerja keras kita dan mudah-mudahan sekali lagi, kami harapkan kegiatan ini nanti setiap tahun," kata dia.