2 Korban Tabrakan Maut di Malaysia Disambut Tangis di Kualanamu

Amiruddin
Petugas BP3TKI Sumut menyerahkan peti jenazah TKI yang menjadi korban kecelakaan maut di Penang Malaysia, Kamis (26/10/2017). Tiga warga Sumut yang juga tewas dalam kecelakan itu juga dijadwalkan tiba di hari yang sama. (Foto: iNews/Amiruddin)

DELISERDANG, iNews.id – Dua dari lima jenazah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Sumatera Utara (Sumut) dan Aceh, korban tabrakan maut di Bukit Mertajam, Penang, Malaysia, tiba di Bandara Kualanamu Internasional Airport (KNIA) Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (26/10/2017).

Kedua korban masing-masing, Sartika Pasaribu (20), asal Kecamatan Garoga, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) dan Faridah (22) asal Kecamatan Talawi, Kabupaten Batubara. Kedua jenazah yang bekerja di PT Sony tersebut tiba di Bandara Kualanamu menggunakan pesawat Sriwijaya dengan nomor penerbangan 103 pukul 12.00 WIB.

Isak tangis keluarga pun tidak terbendung ketika petugas Balai Pelayanan Penetapan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) menyerahkan peti jenazah di ruang kargo Bandara KNIA. Setelah prosesnya selesai, keluarga membawa kedua jenazah ke kampung halaman masing-masing .

Kepala BP3TKI, Syahrum memaparkan, TKI asal Sumut yang menjadi korban tabrakan maut di Malaysia pada Selasa, 24 Oktober 2017, berjumlah empat orang dan satu orang asal Aceh. Namun untuk tahap pertama, baru dua jenazah yang dipulangkan. Sementara tiga lainnya menyusul yakni, Yeni (20) asal Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara; Serlia (21) asal Kecamatan Sirapit, Kabupaten Langkat, dan satu korban, Resni Tumangger (22), asal Aceh Singkil.

“Hari ini kelima jenazah dipulangkan. Untuk tahap pertama, Yenni dan Sartika Pasaribu pukul 12.00 WIB dengan pesawat Sriwijaya. Tahap dua, jadwal jam 15.00 yaitu Yeni, Sherlia dan Resni,” kata Syahrum.

Seluruh korban akan diantar langsung oleh petugas BP3TKI ke rumah duka masing masing. Keluarga ahli waris akan menerima uang santunan sebesar Rp75 juta per jiwa dan Rp5 juta untuk biaya pemakaman.

Empat TKI asal Sumut dan satu dari Aceh tersebut termasuk tujuh warga negara Indonesia (WNI) yang tewas dalam kecelakaan bus di Lebuh Utara Selatan, Penang, Malaysia. Dua orang lainnya asal Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Menurut keterangan Kementerian Luar Negeri Indonesia (Kemlu), tujuh WNI tersebut adalah korban tabrakan maut antara bus karyawan pabrik Sony dan bus karyawan pabrik Plexus yang terjadi di Km 47 Lebuh Utara Selatan, Selasa, 24 Oktober 2017. Selain tujuh orang WNI, terdapat seorang warga Malaysia yang turut menjadi korban tewas dalam kecelakaan itu.

Editor : Super Admin
Artikel Terkait
Destinasi
14 jam lalu

Fenomena Banyak Warga Malaysia Pilih Pindah ke Singapura, Ini Penyebabnya

Nasional
1 hari lalu

Nvidia Pilih Investasi di Malaysia Dibanding RI, Ini Respons BKPM

Internasional
3 hari lalu

Mantan Panglima Angkatan Darat Malaysia Ditangkap Dugaan Korupsi Tender Militer

Internasional
3 hari lalu

Kondisi Terkini Mahathir Mohamad Dirawat di RS Setelah Jatuh di Rumah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal