3 WNA Jadi Tersangka Bentrok dengan Warga di Morowali, Pengamat: Investor-Pekerja Asal China Terlalu Diistimewakan

Tim iNews
Pakar Hukum Pidana Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Chairul Huda. (Foto: UMJ)

JAKARTA, iNews.id - Polisi menetapkan tiga orang warga negara asing (WNA) dari China dalam bentrokan PT Astima Konstruksi (Askon) dengan warga Desa Matarape, Morowali, Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu. 

Bentrokan tersebut bermula dari protes warga yang terdampak aktivitas pengangkutan material (hauling), terutama debu yang dikeluhkan masuk ke permukiman dan mengganggu tanaman warga.

Merespons hal tersebut, Pakar Hukum Pidana Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Chairul Huda menilai konflik tersebut tidak lepas dari keistimewaan yang diberikan negara kepada investor hingga pekerja asing, khususnya China. 

"Dari awal kebijakan pemerintah, terutama di zaman Presiden Jokowi, terlalu mengistimewakan investor-investor dari China, termasuk pekerja-pekerjanya yang begitu mudah masuk dan bekerja di Indonesia di perusahaan-perusahaan yang bergerak di berbagai bidang, terutama pertambangan," kata Huda, Rabu (28/10/2026). 

Menurutnya, 'transfer' pegawai asing tersebut tidak sepenuhnya dibutuhkan. Sebab, kata dia, keahlian mereka masih bisa dikuasai pekerja dalam negeri. 

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
2 hari lalu

China Boikot Kylian Mbappe gegara Candaan Sebut Mao Zedong Diktator

6 hari lalu

Pemimpin Korut Kim Jong Un Datangi China, Ada Apa?

7 hari lalu

Gempa M7 Tibet China Tewaskan 16 Orang, Xi Jinping Perintahkan Operasi SAR Besar-besaran

8 hari lalu

Breaking News: Gempa Magnitudo 7 Guncang Tibet China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal