JAKARTA, iNews.id – Pariwisata menjadi salah satu sektor yang menjadi fokus pembangunan periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin. Tidak hanya infrastruktur, fokus pembangunan juga diarahkan pada integrasi dengan sektor lain.
Presiden Jokowi mengatakan, empat destinasi wisata akan diprioritaskan. Pemerintah berharap devisa dari sektor pariwisata akan terus meningkat.
"Di sektor pariwisata, pada tahun 2020 pemerintah memprioritaskan pembangunan empat destinasi wisata secara lintas sektor dan terintegrasi. Destinasi pariwisata tersebut meliputi Danau Toba, Candi Borobudur, Labuan Bajo, dan Mandalika," ungkap Jokowi dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Bersama DPR-DPD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (16/8/2019).
Pemerintah sebelumnya mencanangkan 10 destinasi wisata "Bali Baru" untuk menggenjot pendapatan dari sektor pariwisata. Ke-10 destinasi ini terus digaungkan di berbagai event, baik di dalam maupun luar negeri. Tempat-tempat wisata yang menjadi andalan baru tersebut yakni Danau Toba, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Pulau Seribu, Candi Borobudur, Mandalika, Gunung Bromo, Wakatobi, Labuan Bajo, dan Morotai.
Selain sektor pariwisata, pembangunan daerah dan desa juga menjadi fokus. Pada 2020 pemerintah mengalokasikan anggaran dana ke daerah dan dana desa sebesar Rp858,8 triliun. Jumlah tersebut, kata Jokowi, meningkat sekitar 5,4 persen dari realisasi di tahun 2019 37,8 persen.
"Peningkatan alokasi tersebut akan diiringi dengan peningkatan kualitas implementasinya, agar belanja pemerintah daerah dapat meningkatkan layanan dasar publik, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta mengurangi kesenjangan dan kemiskinan," ucapnya.
Jokowi mengungkapkan, Pemerintah Daerah akan meningkatkan sumber-sumber penerimaan daerah, dengan tetap menjaga iklim investasi dan usaha di daerah perlu ditingkatkan.