Ade Armando Klaim Ada Pihak yang Ingin Jebloskan Dirinya ke Penjara

Danandaya Arya Putra
Pegiat media sosial Ade Armando (foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id - Pegiat media sosial Ade Armando menanggapi santai laporan 40 ormas Islam terkait potongan video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla. Ade merasa santai karena dirinya tidak dilaporkan langsung oleh JK.

Menurutnya, hal itu sebagai tanda bahwa JK tidak merasa difitnah olehnya.

Sebaliknya, dia merasa dilaporkan oleh pihak-pihak yang ingin memenjarakannya.

"Jadi kan ada tuduhan bahwa saya memfitnah Pak JK misalnya. Kan beberapa kali itu dimunculkan oleh kalangan yang ingin agar saya dipenjarakan itu," ucapnya dalam program Rakyat Bersuara bertajuk '40 Ormas Lapor Polisi, Ade Armando cs Terancam Pidana?' di iNews, Selasa (12/5/2026) malam.

Dengan adanya pelaporan tersebut, dia yakin bahwa JK merasa tidak ingin melaporkan dirinya ke polisi.

"Ya itu paling tidak sekarang saya tahu jadi bahwa Pak JK itu sebetulnya tidak merasa saya perlu dilaporkan," ujar Ade.

Sebelumnya, Aliansi Ormas Islam yang diklaim terdiri atas 40 organisasi melaporkan pegiat Ade Armando, Permadi Arya atau Abu Janda hingga Grace Natalie ke Bareskrim Polri. Laporan dilayangkan terkait beredarnya potongan video ceramah JK di UGM beberapa waktu lalu.

Mereka menuding para terlapor telah mem-framing atau mempengaruhi publik terkait ceramah JK.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bareskrim Limpahkan Laporan terhadap Abu Janda-Grace Natalie terkait Ceramah JK ke Polda Metro

57 tahun lalu

Pertemuan Prabowo - Jusuf Kalla di Istana: Bahas Energi Hijau & Target Ekonomi 8%

57 tahun lalu

Bertemu di Istana, Prabowo dan JK Bahas Swasembada Energi hingga Pertumbuhan 8 Persen

57 tahun lalu

Bertemu Prabowo, Jusuf Kalla Siap Percepat Pembangunan Green Energy

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal