Ahli Epidemiologi Nilai PPKM Skala RT Rumit Cukup hingga Tingkat Kelurahan

Fahreza Rizky
Ilustrasi, melaksanakan penerapan protokol kesehatan di lingkungan masyarakat. (Foto: Dok. iNews.id).

JAKARTA, iNews.id - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro yang berbasis sistem zonasi RT/RW dinilai terlalu rumit. Indikator penentuan warna zonasinya tidak valid. 

Ahli epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman mengatakan, warna zonasi juga akan terus berubah-ubah. Kondisi ini, kata dia akan menyulitkan penanganan pandemi virus corona (Covid-19).

"Tidak valid inidikatornya, bisa jadi tiap minggu berubah warnanya dan tiap perubahan juga responsnya berbeda. Ini akan menyulitkan mereka, tidak aplikatif dan tidak user friendly," ujar Dicky di Jakarta, Sabtu (13/2/2021).

Menurutnya, kebijakan PPKM mikro memperkuat penanganan Covid-19 di level komunitas, namun konsep ini belum tepat. Dia menilai, konsep komunitas hingga pembentukan zonasi di tingkat RT/RW terlalu rendah. 

Seharusnya, kata dia sistem komunitas itu sampai tingkat desa atau kelurahan saja. "Konsep komunitas RT/RW terlalu rendah harusnya di desa dan kelurahan karena di sana (institusi) pemerintahan paling rendah. Kalau RT/RW kan masyarakat, repot nanti RT/RW-nya," katanya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

57 tahun lalu

Puan Minta Pemerintah Tak Anggap Sepele Hantavirus, Jangan Sampai Terulang Seperti Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal