Anak Nakal Dididik di Barak Militer, Sosiolog: Tak Selesaikan Masalah

Binti Mufarida
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyambangi siswa yang menjalani pendidikan di barak militer (foto: @dedimulyadi71/Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Pakar Sosiologi Universitas Muhammadiyah Malang, Rachmad Kristiono Dwi Susilo menilai, pembinaan anak nakal di barak militer tak menyelesaikan masalah. Dia menjelaskan, kenakalan remaja merupakan pengaruh baik dari keluarga, masyarakat dan lingkungan sekitar.

Dia mengakui, nilai-nilai seperti kedisiplinan dan cinta tanah air memang dapat ditanamkan melalui pendekatan militeristik. Namun, dia menekankan bahwa pendekatan semacam itu tidak boleh menjadi satu-satunya cara atau dipaksakan tanpa adanya pemahaman yang lebih mendalam mengenai latar belakang sosial anak.

“Kita harus paham dulu latar belakang sosial anak-anak itu, banyak dari anak-anak yang berperilaku menyimpang justru berasal dari keluarga yang tidak utuh, memiliki akses pendidikan yang terbatas, atau tinggal di lingkungan yang tidak mendukung perkembangan moral mereka," kata Rachmad dikutip dari keterangan di laman UMM, Jumat (9/5/2025)

"Oleh karena itu, pendekatan yang hanya fokus pada disiplin dan rasa takut tidak akan menyelesaikan masalah secara mendalam,” ujarnya.

Rachmad mengkritik pendekatan instan yang hanya menekankan pada efek jera. Dia mengatakan, perubahan karakter yang dibangun melalui rasa takut tidak akan bertahan lama.

Menurutnya, pendekatan yang hanya mengandalkan teknik indoktrinasi atau pembentukan disiplin semata tanpa mengkaji aspek psikologis dan sosiologis anak bisa berisiko menimbulkan masalah lebih lanjut. Salah satu yang dikhawatirkan adalah ketidakcocokan antara nilai-nilai yang diterapkan dalam barak militer dengan kebutuhan psikososial anak-anak yang mungkin datang dari latar belakang yang berbeda.

"Jangan sampai kebijakan semacam ini justru merugikan dan memperburuk kondisi anak-anak yang seharusnya mendapatkan pendidikan yang lebih holistik dan berbasis pada pemahaman terhadap latar belakang mereka,” kata Rachmad.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Seleb
6 jam lalu

Pandji Pragiwaksono di Mens Rea: NU dan Muhammadiyah Urus Tambang, Rezeki Anak Sholeh!

Nasional
6 jam lalu

Alasan Pandji Pragiwaksono Dipolisikan, Senggol Tambang dan Ormas Islam di Mens Rea!

Seleb
6 jam lalu

Gak Kapok! Pandji Pragiwaksono Dipolisikan gegara Mens Rea

Buletin
1 hari lalu

Kriminalitas Menggila, Emak-Emak Disandera dan Sindikat Kabel PLN Dibekuk Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal