Belanja Pertahanan, Menhan Akan Utamakan untuk Kapal Perang dan Pesawat Tempur

Aditya Pratama
Staf Khusus Menhan Prabowo Subianto Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar Lembaga, Dahnil Anzar. (Foto: iNews.id/ Ilma De Sabrini).

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto sejak awal memperingatkan kepada semua yang berada di bawah koordinasi Kementerian Pertahanan (Kemenhan) jangan main-main dengan pertahanan dan kedaulatan negara. Prabowo juga meminta kepada jajarannya tidak terlibat dalam praktik rente di sektor pertahanan, tidak boleh ada kebocoran di belanja alutsista dan hak-hak kesejahteraan prajurit TNI.

Belanja alat utama sistem persenjataan (alutsista) akan diarahkan untuk perimbangan kekuatan pertahanan. Khususnya kapal perang Angkatan Laut, Pesawat tempur Angkatan Udara dan Angkatan Darat.

"Menhan paham betul kondisi alutsista yang sudah baik harus ditingkatkan terus dan dimodernisasi tanpa henti," ujar Staf Khusus Menhan Prabowo Subianto Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar Lembaga, Dahnil Anzar, di Jakarta, Senin (25/11/2019).

Menurutnya, Prabowo mereview secara langsung terkait harga dan spesifikasi belanja alutsista yang sudah dialokasi pada 2019 dan riview alokasi 2020 agar tepat sasaran, ekonomis, efisien dan efektif.

"Belanja pertahanan harus digunakan semaksimal mungkin untuk kepentingan menjaga kedaulatan NKRI dengan minimalisasi kebocoran," katanya.

Sebelumnya, Prabowo Subianto mengaku diinstruksikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar menjaga jangan sampai ada kebocoran anggaran dalam pengadaan alat utama sistem senjata atau alutsista. Pengadaan tersebut juga harus bersandar pada kemampuan industri alat pertahanan di dalam negeri.

“Tidak boleh ada kebocoran, tidak boleh ada penyimpangan, penyelewengan. Uang sangat berat didapat, uang rakyat, dari pajak. Jadi itu terus menerus ditekankan oleh Bapak Presiden kepada saya,” kata Prabowo seusai rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (22/11/2019).

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Nasional
17 jam lalu

Bahlil Kaji Rencana Setop Ekspor Timah, Ajak Investor Perkuat Hilirisasi

Nasional
21 jam lalu

Prabowo Kebut Pembangunan 30.000 Kopdes Merah Putih, Cegah Penyelewengan Dana Desa

Nasional
23 jam lalu

Implementasi Instruksi Gerakan Indonesia ASRI, Menko AHY Canangkan Galang RTHB

Nasional
1 hari lalu

Prabowo Tegaskan Hukum Tak Boleh Jadi Alat Politik: Saya Berani Beri Abolisi dan Amnesti kalau Ada Ketidakadilan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal