JAKARTA, iNews.id - Pemerintah akan menerapkan skema bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga pekerja swasta usai Idulfitri 1447 Hijriah/Lebaran 2026 Masehi. Kebijakan tersebut diumumkan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto untuk merespons tingginya harga minyak dunia imbas perang di Kawasan Timur Tengah.
“Terkait dengan kajian, bahwa dengan tingginya harga minyak, maka perlu efisiensi daripada waktu kerja di mana akan dibuka fleksibilitas untuk work from home,” ujar Airlangga usai mengikuti rapat terbatas (ratas) dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (19/3/2026).
Airlangga menyebut bahwa teknis kebijakan WFH sedang disiapkan. Namun, dirinya menjelaskan bahwa WFH dapat dilakukan para pekerja selama satu hari dalam satu minggu.
“Dalam satu hari dalam 5 hari kerja,” kata Airlangga.
Menurutnya, kebijakan ini juga diharapkan bisa diterapkan hanya untuk ASN saja, tetapi juga pekerja swasta.
“Nah itu teknisnya sedang akan disiapkan, karena ini diharapkan juga tidak hanya ASN tetapi juga swasta dan juga Pemda-Pemda. Nah ini semuanya kita sedang siapkan lagi,” tuturnya.