Cerita Prabowo Sarankan Pak Harto Mundur dari Kekuasaan

Wildan Catra Mulia
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto. (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id, - Calon Presiden (capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto mengaku pernah menghadapi situasi yang dilematis. Prabowo di satu sisi mendukung gerakan reformasi, namun di sisi lain gerakan itu ingin melengserkan mertuanya, Presiden Kedua RI Soeharto.

Dalam situasi tesebut, Prabowo merasa harus memutuskan apakah memilih untuk memproritaskan keluarga atau kepentingan bangsa dan negara.

"Walaupun pemimpin rezim yang berkuasa pada saat itu mertua saya sendiri, pada saatnya saya harus ambil (keputusan) apakah membela keluarga atau membela suatu kesetiaan yang lebih tinggi dari sekadar kekeluargaan, yaitu setia kepada negara bangsa dan rakyat Indonesia," kata Prabowo saat menghadiri Gerakan Elaborasi Rektor Akademisi, Alumni, dan Aktivis Kampus Indonesia di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (5/4/2019) malam.

Mantan Danjen Kopassus ini akhirnya memutuskan untuk menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas segalanya.

"Waktu itu saya ikut menyarankan agar Presiden Soeharto mengundurkan diri. Bukan karena saya tidak loyal sama Pak Harto, justru karena saya loyal, justru karena saya cinta sama Pak Harto," kata dia.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Bisnis
9 jam lalu

Presiden Prabowo: Hilirisasi Berbasis Teknologi Terbaik, Utamakan Manfaat untuk Rakyat

Nasional
10 jam lalu

Prabowo Kobarkan Semangat dan Soliditas 1.500 Komandan Satuan TNI

Nasional
14 jam lalu

Mensesneg Ungkap Peran Dasco di Balik Rencana Prabowo Benahi Pelintasan Kereta, Apa Itu?

Nasional
16 jam lalu

Prabowo Fokus Renovasi 288.000 Sekolah, Target Tuntas pada 2028

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal