Di Depan Jokowi, Said Aqil Sebut Kemiskinan Turun 1 Digit

Antara
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj. (Foto: Koran Sindo).

JAKARTA, iNews.id - Musyawarah Nasional (Munas) VI Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hadir juga Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj.

Pada kesempatan itu, Said Aqil mendapat kesempatan memberikan sambutan. Di hadapan Jokowi, Said Aqil menyinggung persoalan kemiskinan.

"Alhamdulillah kemiskinan turun satu digit, tapi yang harus kita dorong adalah keadilan distribusi," ujar Said Aqil dalam acara peresmian pembukaan Munas VI IKA PMII di Jakarta, Jumat (20/7/2018).

Menurutnya, jumlah orang miskin di Indonesia masih banyak, terutama di daerah pinggiran seperti di daerahnya, Cirebon, Jawa Barat. Selain itu dia juga menyinggung persoalan kesehatan dan lowongan pekerjaan.

Jumlah angka kematian ibu dan anak, kata dia masih tinggi, termasuk persoalan gizi buruk. Namun, dia yakin pemerintah bisa mengatasi program kemiskinan dan kemakmuran, meskipun ada tantangan berat yang dihadapi.

"Ini paling berat Pak Presiden. Mensolidkan masyarakat, mensolidkan bangsa. Apalagi habis pilkada, bagaimana menyatukan kembali, rekonsiliasi," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Nasional
1 bulan lalu

BPS: Jumlah Penduduk Miskin Turun Jadi 23,36 Juta Orang di 2025

Nasional
3 bulan lalu

Dualisme Berakhir, Gus Yahya dan Gus Ipul Kembali Pimpin PBNU

Nasional
3 bulan lalu

Usai Islah dengan Rais Aam PBNU, Gus Yahya: Semua Kembali seperti Semula

Nasional
3 bulan lalu

Akhiri Perpecahan, Gus Yahya Ajak Rais Aam Kiai Miftach Gelar Muktamar PBNU

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal