Dirut BPJS Kesehatan Ungkap Kerugian Fraud Turun Jadi Rp6 Triliun

Nur Khabibi
rektur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Prihati Pujowaskito mengungkapkan kerugian karena fraud turun jadi Rp6 triliun. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Prihati Pujowaskito menyatakan, kerugian akibat fraud di sektor kesehatan terus mengalami penurunan. Menurutnya, nilai kerugian akibat fraud kini diperkirakan sekitar Rp6 triliun.

Awalnya, ia menyatakan BPJS mengelola uang iuran mencapai Rp190 triliun per tahun. Menurutnya, jumlah dana besar itu perlu dikelola dengan baik. 

"Ini perlu suatu tata kelola dan integritas yang tinggi, yang BPJS bertanggung jawab untuk memanfaatkan satu rupiah pengumpulan dana ini untuk sebesar-besarnya keperluan pembiayaan pelayanan kesehatan kepada seluruh peserta JKN," kata Prihati usai audiensi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih pada Rabu (8/7/2026). 

Ia mengungkapkan, jumlah peserta JKN saat ini mencapai 286 juta yang setara dengan hampir 98 persen dari seluruh penduduk Indonesia. Menurutnya, perlu kerja sama dengan KPK untuk melakukan pengawasan. 

"Dengan KPK, kita sudah lama ber-MoU dan dalam MoU itu berakhir di bulan Maret 2026, sehingga ada urgensi untuk segera melanjutkan MoU itu, sehingga kami hadir pada hari ini tentunya untuk memperpanjang itu," ujarnya. 

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
10 jam lalu

Usut Gratifikasi, KPK Panggil Sopir Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono

12 jam lalu

KPK Minta Nusron Wahid Kooperatif Hadiri Pemeriksaan: Pejabat Publik Harusnya Jadi Teladan

16 jam lalu

Ketua KPK Soroti Nusron Wahid Absen dari Pemeriksaan: Kurang Bisa Atur Waktu

19 jam lalu

Geledah Kantor Dinkes Madiun terkait TPPU Walkot Maidi, KPK Sita Uang Tunai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal