JAKARTA, iNews.id - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Doni Monardo terus mengimbau masyarakat agar tidak mudik dulu di Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah untuk mencegah penularan covid-19 di kampung halaman. Dia pun meminta masyarakat bersabar.
Doni menjelaskan pemerintah melarang mudik demi kepentingan yang lebih besar bagi seluruh masyarakat Indonesia. Salah satunya melindungi keluarga yang ada di kampung halaman.
“Kenapa tidak boleh mudik karena manusia menjadi perantara membawa virus Covid-19 dari satu daerah ke daerah lainnya,” ucap Doni di Jakarta, Senin (26/4/2021).
Doni berharap langkah tersebut dapat diwujudkan oleh setiap individu sehingga potensi kenaikan Covid-19 dapat dihindari. Kenaikan dapat terjadi apabila masyarakat tetap melakukan mudik. Memutuskan tidak mudik bertujuan untuk menghargai sesama, terlebih orang tua atau sanak saudara di kampung halaman.
“Yang berbahaya adalah mereka yang masuk dalam kategori orang tanpa gejala (OTG),” ujarnya.
Menurutnya, setiap hari penularan Covid-19 masih terjadi. Di Indonesia, Covid-19 rata-rata menelan empat nyawa manusia setiap jamnya.
“Terutama saudara-saudara kita yang sudah lanjut usia, kakek, nenek, bahkan orang tua kita. Jangan sampai kita menjadi pembawa virus mematikan ke kampung halaman pada Lebaran ini,” ucap Doni.