Fast Track Untungkan Jemaah Haji, Layanan untuk Indonesia Bisa Ditambah 

Hanna Fauzie
Direktur Jenderal Imigrasi Arab Saudi Sualiman Al-Yahya memaparkan konsep fasttrack di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, Minggu (09/06/2024). (Foto MPI).

JEDDAH, iNews.id - Layanan fast track menguntungkan jemaah haji. Layanan ini akan ditambah di sejumlah bandara Indonesia pada tahun mendatang.

Adapun tiga bandara yang melayani fast track saat ini yakni Bandara Adi Soemarmo, Bandara Juanda Surabaya, dan Bandara Soekarno Hatta. 

“Sangat memungkinkan untuk diperluas, diperlukan pembahasan dengan para penentu kebijakan (di negara terkait). Segalanya memungkinkan,” ujar Direktur Jenderal Imigrasi Arab Saudi Sualiman Al-Yahya di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, Minggu (09/06/2024). 

Layanan fast track memiliki kemudahan dalam proses pemeriksaan jemaah haji dengan cepat di Indonesia. Sehingga mengurangi kelelahan jemaah haji saat tiba di Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah, dan King Abdul Aziz International Airport, Jeddah.

Proses pemeriksaan yang biasanya memakan waktu 5 jam di Jeddah, kini hanya 5 menit di Indonesia. Sebab, proses pengecekan dokumen keimigrasian, seperti visa dan paspor, sudah dilakukan sejak di bandara keberangkatan.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
2 hari lalu

Kasus Kuota Haji, Travel Setor 6.000 Dolar AS per Jemaah agar Berangkat Tanpa Antre

2 hari lalu

Sidang Kuota Haji: Travel Akui Berangkatkan 34 Jemaah Tanpa Antrean di 2024, Tarif 3.000 Dolar AS per Orang

2 hari lalu

Pengusaha Travel Akui Berangkatkan 23 Jemaah Pakai Kuota Petugas Haji pada 2024

5 hari lalu

Kemenhaj Cabut Izin KBIHU Al-Fatah Purwakarta, Terbukti Pungli dan Palsukan Data Jemaah Haji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal