Ganjar Sebut Anwar Usman Tak Bisa Adili Gugatan Pemilu di MK: Conflict of Interest

Irfan Ma'ruf
Capres Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo menegaskan Anwar Usman tak bisa mengadili gugatan terkait pelanggaran Pemilu 2024 di MK. Sebab akan terjadi confict of interest. (Foto: Achmad Al Fiqri)

JAKARTA, iNews.id - Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo menegaskan Anwar Usman seharusnya tidak bisa mengadili gugatan pelanggaran pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK). Sebab, akan terjadi conflict of interest atau konflik kepentingan.

"(Anwar Usman) tidak bisa mengadili. Karena sudah ada conflict of interest. Hari ini sudah dan itu insya Allah masih aman," kata Ganjar dalam Refleksi Pemilu 2024 Antarbenua, Sabtu (24/2/2024). 

Dia mengatakan, Anwar Usman akan sulit jika ingin kembali menjadi Ketua MK. Hal itu karena ketua MK terpilih berdasarkan hasil keputusan internal MK. 

"Untuk menjadi ketua rasanya butuh proses yang panjang karena ketua sudah terpilih, dan pemilihan ketua MK itu tidak berdasarkan keputusan dari luar tapi itu keputusan dalam internal. Sudah dipilih dan sudah diputuskan," ujarnya. 

"Kalau ada putusan PTUN mau dieksekusi itu berembuk lagi di dalam. Rasanya tidak perlu khawatir itu," jelasnya. 

Sebelumnya, Anwar Usman mengajukan gugatan dengan tergugat Ketua MK Suhartoyo ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta pada 24 November 2023. Perkara ini terdaftar dengan Nomor Perkara 604/G/2023/PTUN.JKT.a pada 24 November 2023.

Dia meminta pengangkatan Suhartoyo sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) dibatalkan. Anwar juga ingin kembali menduduki jabatan sebagai ketua MK.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
3 jam lalu

Jahmada Cs Siapkan Ahli Perkuat Gugatan Uji Materi KUHAP di MK soal Praperadilan Berulang

3 jam lalu

Pemerintah Minta MK Tolak Uji Materi Praperadilan Berulang, Rismon: Gugatan Kami Tak Dibaca

3 hari lalu

MK Perintahkan Revisi UU Peradilan Militer, Ini Respons Wakil Panglima TNI 

3 hari lalu

MK Putuskan Prajurit TNI Bisa Diadili di Peradilan Umum, DPR: Perkuat Revisi UU Peradilan Militer

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal