“Gawat Anak Asmat”, Pembangunan Tak Menyentuh Layanan Kesehatan

Tim iNews.id
Pembangunan tidak menyentuh hak dasar pemenuhan kesehatan bagi warga di Kabupaten Asmat, Papua. (Foto: RCTI)

ASMAT, iNews.id - Anak-anak Asmat membuka mata kita, betapa bhineka-nya Indonesia. Di negeri agraris yang tengah melakukan pembangunan besar-besaran masih ada warga yang meninggal karena kekurangan gizi.

Sejak September lalu, ketika gerakan imunisasi digalakkan hingga ke Kabupaten Asmat, Papua, ditemukan anak-anak terkena campak dan gizi buruk.

Gelontoran dana otonomi khusus (Otsus), pembangunan tidak menyentuh hak dasar pemenuhan kesehatan. Geografis pun menjadi alasan. Dana Otsus sejak 2009 hingga 2017 sudah turun lebih dari Rp40 triliun. Jika ketentuan 15 persen untuk kesehatan dipenuhi, ada dana Rp6 triliun alokasi kesehatan dan perbaikan gizi.

Akses pada layanan kesehatan terbatas, pola hidup sehat tak diketahui masyarakat. Padahal, ikan sebagai sumber gizi melimpah di rawa sekitar Asmat. Sampai hari ini, 72 anak-anak Asmat meregang nyawa. Sebanyak 66 jiwa karena campak, sisanya gizi buruk.

Kartu kuning pun teracung kepada Presiden. Jangan lihat sebagai serangan politik atau bahan konsumsi saling hujat di media sosial, ini peringatan bahwa anak-anak Asmat dalam kondisi gawat. Saksikan penelusuran Program Delik, “Gawat Anak Asmat” di RCTI pukul 01.30 WIB

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Destinasi
1 bulan lalu

5 Hari di Papua, Cinta Laura Bawa Pulang Oleh-Oleh Pelajaran Hidup!

Megapolitan
2 tahun lalu

MNC Peduli Salurkan Susu Tinggi Kalori demi Generasi Sehat dan Cerdas

Nasional
2 tahun lalu

Ganjar Tiba di Merauke untuk Kampanye, Disambut Tarian Asmat dan Diberi Tas Noken

Nasional
2 tahun lalu

Krisdayanti Soroti Anak Gizi Buruk di Banyumas: Masalah Serius yang Mengancam Generasi Penerus Bangsa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal