Golkar: Dukungan ke Jokowi di 2019 Bersifat Organisatoris

Aditya Pratama
Ketua DPP Partai Golkar Tubagus Ace Hasan Syadzily. (Foto: SINDOnews)

JAKARTA, iNews.id – Partai Golongan Karya (Golkar) telah memastikan dukungannya kepada Joko Widodo (Jokowi) untuk mencalonkan diri kembali di Pemilu Presiden (Pilpres) 2019. Ketua DPP Partai Golkar Tubagus Ace Hasan Syadzily menyatakan, keputusan parpolnya mendukung mantan wali kota Solo itu bersifat organisatoris.

“Karena (dukungan ke Jokowi) diputuskan melalui proses Rapat Pimpinan Nasional 2016, dan dikuatkan dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Golkar 2017. Di situ Pak Airlangga (Airlangga Hartarto) terpilih sebagai ketua umum Partai Golkar,” kata dia saat dihubungi iNews.id di Jakarta, Sabtu (14/7/2018).

Ace pun mengeklaim Golkar menjadi parpol pertama yang mendukung Jokowi untuk menjadi calon presiden (capres) di Pilpres 2019. Karenanya, kata dia, tidak mungkin Golkar akan keluar dari koalisi partai-partai pendukung mantan gubernur DKI Jakarta itu.

“Effort dukungan ini bukan saja ditunjukkan dengan menyampaikan ke publik agar Pak Jokowi terpilih di 2019. Tetapi juga di parlemen, Golkar telah menunjukkan kinerja mendukung Pak Jokowi. Kami tidak bisa bayangkan jika Pak Jokowi tidak didukung Golkar selama tiga tahun ini,” ucapnya.

Oleh karena itu, Ace menyarankan agar Jokowi memilih cawapres yang memiliki latar belakang dari partai politik. Menurut dia, pemerintahan tidak akan bisa melanjutkan pembangunan tanpa adanya stabilitas lewat dukungan parpol yang kuat.

Wakil ketua Komisi VIII DPR itu berpendapat, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto adalah figur yang pantas menjadi cawapres Jokowi di Pilpres 2019. Ace mengatakan, saat ini ada desakan dari internal Golkar agar Jokowi segera meminang Airlangga sebagai cawapres.

“34 provinsi se-Indoensia, dewan pakar dan pembina Partai Golkar merekomendasikan Pak Airlangga menjadi pendamping Pak Jokowi,” ujarnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Andi Azwan Buktikan Keaslian Foto Ijazah Jokowi, Sebut Riset Roy Suryo Ketinggalan Zaman 

Nasional
1 hari lalu

Andi Azwan Pastikan Laporan ke Polda Metro Hanya terkait Dugaan Ijazah Palsu Rismon 

Nasional
1 hari lalu

Roy Suryo: Bagaimana Bisa Rismon Berani Teliti Ijazah Jokowi kalau Ijazahnya Sendiri Palsu?

Nasional
1 hari lalu

Pengacara Rismon Murka Tunjuk-Tunjuk Roy Suryo: Jangan Ganti Nama Klien Saya Jadi Omon!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal