Industri Media Diguncang PHK, Akademisi: Pemerintah dan Pemilik Media Perlu Duduk Bersama

Kastolani Marzuki
Pakar media dan akademisi UPN Veteran Jakarta, Munadhil Abdul Muqsith. (Foto: ist)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah diminta duduk bersama dengan pemilik media, Dewan Pers dan organisasi wartawan untuk mengatasi gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang melanda industri media. 

Dosen Ilmu Komunikasi UPN Veteran Jakarta, Munadhil Abdul Muqsith mengaku prihatin dengan kondisi yang sedang dihadapi industri media saat ini. Karena itu, kata dia, perlu intervensi pemerintah agar industri pers tetap bertahan di era disrupsi yang semakin kompetitif.

“Saya prihatin ya dengan banyaknya kasus PHK yang dialami temen-temen wartawan. Pers ini kan salah satu pilar demokrasi. Masyarakat mencari informasi paling tepat yadari media massa, apalagi di era sekarang ya teknologi informasi media begitu cepat. Karena itu, pemerintah harus duduk bareng dengan pihak-pihak terkait mulai dari pemilik media, dewan pers dan organisasi wartawan,” kata Munadhil, Rabu (14/5/2025).

Menurut Munadhil, pemerintah juga perlu menjalankan regulasi Undang-Undang (UU) Penyiaran dengan benar. Sebab, selama ini implementasi dan penerapan regulasi tersebut dinilai belum optimal.

Langkah selanjutnya, kata Munadhil, di era disrupsi di mana persaingan media semakin kompetitif, insan pers perlu meningkatkan kualitasnya terutama dalam hal pendidikannya. Sehingga, bisa melahirkan konten atau berita yang berkualitas. Kehadiran kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) juga perlu diwaspadai awak media maupun pemerintah.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
21 hari lalu

Kewajiban Sertifikasi Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Pemerintah Siapkan Mitigasi

23 hari lalu

Henri Subiakto Khawatir Kopdes Merah Putih Hadapi Persoalan Hukum saat Rezim Berganti

31 hari lalu

RMAB, MNCN dan STA Teken Kerja Sama, Norman Joesoef: Yakin, Industri Media Punya Prospek Jangka Panjang

1 bulan lalu

Tetap Tenang dan Waspada, Negara Hadir di Tengah Ujian Alam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal