JAKARTA, iNews.id – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memutasi 85 perwira tinggi (pati) TNI. Mutasi berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/982/XII/2017 tanggal 4 Desember 2017 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI.
”Mutasi Jabatan di lingkungan TNI dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier perwira tinggi TNI, guna mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis,” bunyi siaran pers Puspen TNI yang diterima iNews.id, Jakarta, Selasa (5/12/2017).
Mutasi tersebut mencakup 46 pati dari jajaran TNI Angkatan Darat (AD), 28 pati TNI Angkatan Laut (AL), dan 11 pati TNI Angkatan Udara (AU). Di TNI AD, pati yang dimutasi antara lain Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi. Edy akan menjadi pati mabes TNI AD dalam rangka pensiun dini. Jabatan Pangkostrad selanjutnya diisi Asisten Operasi KSAD Mayjen TNI Sudirman.
Pergeseran juga terjadi di Kodam II/Sriwijaya. Mayjen TNI Subiyanto yang sebelumnya menjabat Aspers KSAD akan menjabat Pangdam II/Sriwijaya.
Di matra Angkatan Laut, Komandan Marinir Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono dimutasi menjadi Dankodiklat TNI. Selanjutnya, Kas Kormar Brigjen TNI (Mar) Hasanudin akan mengisi posisi yang ditinggalkan Bambang. Di TNI AU, Pangkoopsau I Marsda TNI Imran Baidirus dimutasi menjadi Pangkohanudnas.
Jenderal Gatot Nurmantyo akan mengakhiri jabatan pada Maret 2018. Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyerahkan nama KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai calon Panglima TNI.