Jenderal Andika Perkasa Ingin Keadilan di Kasus Pengeroyokan Maut Prajurit TNI

Riezky Maulana
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. (Foto: YouTube/Antara)

JAKARTA, iNews.id - Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa meminta keadilan dalam kasus pengeroyokan yang berujung tewasnya salah satu prajurit TNI AD di Penjaringan, Jakarta Utara. Keadilan itu untuk hilangnya nyawa dari Pratu Sahdi. 

"Intinya kami juga ingin ada keadilan karena mereka melakukan tindak pidana yang menyebabkan anggota TNI AD dan secara umum menyebabkan orang lain tewas," kata Andika di Kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Senin (17/1/2022). 

Lebih jauh dikatakan Andika, dirinya berjanji akan mengawal kasus tersebut hingga tuntas. Saat ini, Polisi Militer (POM) juga telah berkoordinasi dengan kepolisian. 

"Kita akan kawal. Jadi untuk tim penyidik TNI sudah berkoordinasi dengan Polres Jakarta Utara dan kami terus memonitor," ungkapnya. 

Andika menuturkan, meskipun sudah berkoordinasi dengan aparat kepolisian, namun kasus itu tidak akan diintervensi. Menurut Andika, sampai dengan saat ini pelaku yang sudah diamankan berjumlah tiga orang. 

"Kami tetap tidak intervensi karena jangan sampai. Sejauh ini kelihatanmya sudah ada kemajuan, sudah ada 3 yang berhasil ditangkap," tuturnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
3 hari lalu

Jelang HUT ke-81 TNI, Panglima TNI Gelar 72 Lomba Open Turnamen

4 hari lalu

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Pengeroyokan Pedagang Cermin hingga Tewas saat Ricuh di Pejompongan

9 hari lalu

Menko Polkam Kumpulkan Kapolri, Panglima TNI hingga Jaksa Agung, Bahas Apa?

12 hari lalu

TNI AD Ungkap Penyebab Jembatan Gantung di Pangandaran Ambruk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal