Jokowi: Untuk Apa Studi Banding Jauh-Jauh ke Luar Negeri

Aditya Pratama
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Foto: iNews.id/Ilma De Sabrini).

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyindir pejabat yang studi banding ke luar negeri. Studi banding dinilai tidak perlu karena kemajuan teknologi saat ini mampu menutupi kebutuhan yang diperlukan.

"Saya ingatkan kepada jajaran eksekutif agar lebih efisien. Untuk apa studi banding jauh-jauh sampai ke luar negeri padahal informasi yang kita butuhkan bisa diperoleh dari smartphone kita," ujar Jokowi dalam Pidato Tahunan di MPR/DPR/DPD, Jakarta, Jumat (16/8/2019).

Dia mengingatkan, agar lebih mengutamakan kepentingan rakyat, kepentingan negara. Menurutnya, ukuran kinerja para pembuat peraturan perundang-undangan harus diubah.

Bukan diukur dari seberapa banyak Undang-Undang (UU), Peraturan Pemerintah (PP), Peraturan Pemerintah (Permen) atau Peraturan Daerah (Perda). Inti dari regulasi yang dibuat, kata dia untuk melindungi kepentingan rakyat, serta melindungi kepentingan bangsa dan negara.

"Regulasi harus mempermudah rakyat mencapai cita-citanya. Regulasi harus memberikan rasa aman. Regulasi harus memudahkan semua orang untuk berbuat baik, mendorong semua pihak untuk berinovasi menuju Indonesia maju," katanya.

Editor : Kurnia Illahi
Tags:
Artikel Terkait
2 hari lalu

Jokowi Singgung Operasi Politik di Balik Isu Ijazahnya dan Gibran, Ray Rangkuti: Ada Kepanikan

2 hari lalu

Denny Indrayana Jawab Jokowi: Cawe-Cawe Pilpres 2024 Justru Operasi Politik

3 hari lalu

Jokowi Buka Suara soal Wacana Hak Angket DPR terkait Ijazah Gibran

4 hari lalu

Kubu Dokter Tifa Nantikan Kehadiran Jokowi di Sidang: Kami Tak Sabar Lihat Ijazah Bapak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal