Kapolri Idham Azis Minta Penyidik Tak Mudah Lakukan Penahanan untuk Cegah Corona di Rutan

Antara
Kapolri Jenderal Idham Azis. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Jajaran penyidik di tubuh Polri diminta untuk tidak mudah melakukan penahanan terhadap tersangka. Hal itu dilakukan untuk mencegah terlalu padatnya rumah tahanan (rutan) sebagai upaya menahan laju penyebaran virus corona.

Instruksi itu disampaikan Kapolri Jenderal Idham Azis. Kapolri meminta penyidik untuk lebih selektif dalam menentukan penahanan.

"Petunjuk Kapolri menyatakan penyidik diminta selektif, agar penahanan dalam proses penyidikan dijadikan upaya paling akhir. Artinya penyidik diminta tidak mudah melakukan penahanan berkaitan dengan penanganan tindak pidana di tengah wabah corona," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Asep Adisaputra di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (2/4/2020).

Asep mengatakan kebijakan itu penting untuk mendukung imbauan pemerintah untuk melakukan physical distancing di dalam rutan untuk mencegah corona. Semua pihak yang berwenang diminta untuk memperhatikan kepadatan di dalam rutan.

Namun dia meminta semua penyidik untuk tetap melanjutkan penyidikan kasus pidana meski tersangka tidak ditahan. Penahanan tersangka harus dipertimbangkan sebagai opsi terakhir.

"Upaya yang dikedepankan yaitu penyelesaian hukum secara normatif. Tapi tetap mempertimbangkan unsur tindak pidana dan situasi yang terjadi saat ini," ucapnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
12 jam lalu

Terima Kapolri, Jaksa Agung: Penyidikan Bagus Hasilkan Penuntutan dan Putusan yang Bagus

16 jam lalu

Kapolri hingga Wakapolri Temui Jaksa Agung, Bahas Apa?

16 jam lalu

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Sambangi Kejagung Bersama Pejabat Utama Polri

19 jam lalu

Kapolri Jenderal Suyudi Sebut Peredaran Narkoba Makin Masif, Dorong Penindakan Lebih Gencar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal