Kasus Suap Izin Pembangunan Ritel, Wali Kota Ambon Dicegah ke Luar Negeri

muhammad farhan
Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy. (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id -Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy dicegah ke luar negeri. Selain itu, dua orang lain juga dicegah ke luar negeri.

Plt Juru Bicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri menjelaskan Richard dan dua orang lain tersebut dicegah ke luar negeri terkait kasus dugaan suap pemberian persetujuan izin pembangunan cabang usaha ritel tahun 2020 di Kota Ambon, Maluku. 

"Saat ini KPK juga telah meminta pihak Ditjen Imigrasi Kemenkumham untuk melakukan pelarangan bepergian ke luar negeri terhadap beberapa pihak terkait perkara ini." kata Ali Fikri melalui keterangannya, Kamis (12/5/2022).

Ali menegaskan ketiga orang tersebut dicegah untuk keperluan pemeriksaan. Tujuannya agar mereka bisa memenuhi panggilan penyidik KPK.

"Pencekalan terhadap 3 orang yang dicekal tersebut diperlukan agar ketika dibutuhkan keterangannya para pihak ini ada di dalam negeri dan hadir memenuhi panggilan tim penyidik KPK," kata Ali.

Sebelumnya, KPK melakukan penyidikan kasus dugaan suap pemberian persetujuan izin prinsip pembangunan cabang usaha ritel tahun 2020 di Kota Ambon, Maluku. Sejumlah saksi diperiksa.

KPK belum bisa menyampaikan secara rinci pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Pengumuman dan penetapan tersangka akan dilakukan bersamaan dengan penangkapan atau penahanan tersangka.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
16 jam lalu

Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Aliran Dana ke Pansus DPR, KPK bakal Telaah dan Analisis

22 jam lalu

Sidang Eks Pejabat Bea Cukai, Jaksa Singgung Adanya Panggung Sandiwara

23 jam lalu

Momen Jaksa KPK Kutip Lirik Lagu God Bless dan Dewa 19 di Sidang Kasus Bea Cukai

2 hari lalu

Bahar Alias Bajak Laut Jadi Saksi di Sidang Kasus Korupsi Kuota Haji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal