Kejagung Periksa Tiga Saksi Dugaan Kasus Korupsi Alat Mesin Pertanian Kementan

Irfan Ma'ruf
Kapuspenkum Kejagung Hari Setiyono (Foto: iNews.id/Irfan Ma"ruf).

JAKARTA, iNews.id - Penyidik Jaksa Agung Pidana Khusus (Jampidsus) membuka penyelidikan baru terkait kasus dugaan tidak pidana korupsi pengadaan alat mesin pertanian di Kementerian Pertanian tahun anggaran 2015. Tiga saksi diperiksa.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono mengatakan dalam kasus baru tersebut penyidik memeriksa tiga orang dari pejabat PT Teknik Agro. Ketiganya diperiksa dengan kapasitas sebagai saksi.

"Jampidsus melakukan pemeriksaan 3 (tiga) orang saksi yang terkait dengan perkara tindak pidana korupsi dalam pengadaan alat mesin pertanian (alsintan) pada Kementan tahun 2015," kata Hari dalam keterangan tertulis, Kamis (3/12/2020). 

Ketiga saksi yang dimintai keterangan tersebut diantaranya Direktur PT Teknik Agro Dedi Setiawan, Manager Proyek PT Rutan Andre Adriano, dan Staf PT Rutan Nambang Sulistio. 

Sebagai petinggi maupun staf di perusahaan yang notabene adalah vendor pengadaan alat mesin pertanian tersebut, ketiganya dianggap mengetahui tentang spesifikasi alat mesin pertanian yang dibutuhkan. 

"Oleh karena itu keterangan para saksi dianggap perlu diperiksa untuk mengetahui fakta tentang alat mesin pertanian yang diproduksi, bagaimana kualitas dan berapa harga produksinya. Dimana berdasarkan keterangan saksi dapat digunakan untuk jadi alat bukti guna dimintakan pertanggung-jawaban atas kerugian keuangan negara pada pengadaan alsintan pada Kementan RI," katanya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
4 hari lalu

Usut Dugaan Pencucian Uang Febrie Adriansyah, Tim 9 Kejagung Periksa 6 Orang

5 hari lalu

Kejagung Usut Dugaan Manipulasi Pajak PT TPL Rp2 Triliun, Ini Jejak Sukanto Tanoto dalam Sejarah Perusahaan

5 hari lalu

Apresiasi Respons Cepat Mentan Amran, Komisioner Komnas Perempuan Daden Sukendar: Sudah Clear!

5 hari lalu

Kejagung Ungkap Toba Pulp Lestari Diduga Manipulasi Ekspor, Akal-akalan Kurangi Pajak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal