Kemenag Pastikan Jemaah Haji yang Masih Dirawat di RS Saudi jadi Tanggung Jawab Pemerintah 

Achmad Al Fiqri
Tim medis haji merawat pasien di rumah sakit. (Foto SPA).

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Agama (Kemenag) memastikan jemaah haji yang masih dirawat di rumah sakit Arab Saudi (RSAS) menjadi tanggung jawab pemerintah. Pihaknya akan melaporkan ke Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI di Jeddah.

Anggota Media Center Kementerian Agama Widi Dwinanda mengatakan KJRI di Jeddah  bakal memantau di RSAS jika masih ada jemaah yang dirawat sampai semua petugas kesehatan kembali ke Tanah Air.

"Semua jemaah haji yang masih dirawat di RSAS tetap menjadi tanggung jawab pemerintah Indonesia hingga jemaah dapat kembali ke Indonesia," kata Widi, Sabtu (20/7/2024).

Kemenag mencatat 2.771 jemaah haji dilayani Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) selama 55 hari operasional penyelenggaraan haji di Makkah. Ribuan jemaah itu dapat layanan kesehatan baik rawat jalan maupun rawat inap.

"Sebanyak 1.308 jemaah di antaranya dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) untuk penanganan lebih lanjut," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
1 hari lalu

Kemenkes Dorong Medical Tourism, Ini Layanan Kesehatan Andalan Indonesia

2 hari lalu

Kemenag Luncurkan Logo dan Tema Hari Santri 2026, Siapkan Rangkaian Acara hingga Oktober

2 hari lalu

Kemenag Buka Pengajuan Insentif Dosen Non-ASN Ma’had Aly Rp1 Juta per Bulan, Ini Syaratnya

6 hari lalu

Kemenag Terbitkan Aturan Batasi Penggunaan HP di Sekolah, di Rumah Maksimal 2 Jam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal