Kisruh Moeldoko dan Demokrat, Projo Ingatkan SBY Jangan Bangunkan Macan Tidur

Kiswondari
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Projo, Handoko bersama Moeldoko. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNews.id - Relawan Pro Jokowi (Projo) tidak terima Kepala Staf Presiden (KSP) dituduh ingin mengambil alih Partai Demokrat. Moeldoko merupakan Pembina Projo.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Projo, Handoko mengatakan, Moeldoko dikenal sebagai jenderal militer yang sangat konstitusional, taat pada asas dan aturan serta banyak prestasi. 

“Saya mengenal baik Bapak Moeldoko dan semakin dekat dengan beliau saat beliau mendapat tugas sebagai Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf Amin menjelang Pemilihan Presiden 2019,” ujar Handoko di Jakarta, Kamis (25/2/2021).

Dia menuturkan, selain menjadi lulusan terbaik dari Akademi Militer (Adhi Makayasa) Moledoko juga dinilai selalu menjadi lulusan terbaik dalam setiap jenjang pendidikan yang dijalani.

“Sehingga pengangkatan Bapak Moeldoko sebagai Panglima TNI, itu memang sudah menjadi kelayakan dan sesuai dengan profesionalitas beliau, bukan sekadar hadiah atau kemurahan hati dari Bapak SBY," tuturnya.

Menurutnya, relawan Projo kecewa dengan pernyataan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang diunggah melalui kaun Youtube, Rabu (24/2/2021). Tuduhan SBY kepada Moeldoko ingin mencampuri urusan internal Partai Demokrat dinilai tanpa alasan jelas. 

Dia mengingatkan agar pimpinan Demokrat tidak perlu mencari perhatian dengan menjadikan Moeldoko seolah musuh. “Terkait kalimat Pak SBY yang menyebut demokrat not for sale, tuduhan tersebut sangat tidak relevan dengan Pak Moeldoko. Apa urusannya? Jadi tolong, jangan bangunkan macan tidur. Beliau sedang bekerja untuk membantu Presiden," katanya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
4 hari lalu

Panas! Dokter Tifa Adu Mulut dengan Freddy Damanik di Sidang terkait Kasus Ijazah Jokowi

9 hari lalu

Demokrat Belum Bahas Capres 2029: Belum Dengar Ada Nama Selain Prabowo

12 hari lalu

Pemilu AS, Trump Pede Partai Republik Menang di DPR dan Senat

24 hari lalu

Projo Kritik Gugatan Syarat Ijazah Gibran di MK: Bisa Picu Krisis Kepercayaan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal