KPAI Ungkap Indonesia Darurat Pornografi: Anak-anak Harus Dilindungi

riana rizkia
Ketua KPAI, Ai Maryati Solihah mengatakan saat ini anak-anak sangat rentan menjadi subjek dalam industri pornografi. (Foto KPAI).

JAKARTA, iNews.id - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengungkap Indonesia mengalami daruratpornografi anak. Hal itu terlihat dari banyaknya produksi video asusila dengan subjek anak di bawah umur

"KPAI menyebut tiga tahun terakhir adalah situasi darurat pornografi yang kemudian diikuti dengan berbagai pengungkapan aparat penegak hukum," kata Ketua KPAI, Ai Maryati Solihah kepada wartawan, Sabtu (1/6/2024). 

Maryati mengatakan, saat ini anak-anak sangat rentan menjadi subjek dalam industri haram tersebut. Hal tersebut setelah Polda Metro Jaya mengungkap kasus penjualan konten pornografi anak melalui sosial media X dan grup aplikasi telegram. 

"Yang menunjukan bahwa kompleksitas anak-anak kita masuk di dalam industri pornografi ini sudah sangat meluas dan bahkan masuk antar berbagai negara," katanya. 

Menurutnya, hal itu menjadi tugas bersama antara pemerintah dengan elemen masyarakat. Anak-anak, kata Ai Maryati, harus dilindungi, termasuk dari tindak kejahatan industri video porno. 

"Saya ingin mengatakan bahwa ini indikasi yang sangat besar anak-anak masuk menjadi talent, menjadi objek pornografi di dalam percaturan industri seks yang masuk di dalam pornografi anak," katanya. 

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
17 hari lalu

Polda Metro bakal Panggil Youtuber Bigmo usai Ajak Bocah Promosikan Vape 

18 hari lalu

Bigmo Akhirnya Minta Maaf usai Viral Diduga Ajak Anak-Anak Promosikan Vape

20 hari lalu

Dokter Murka Lihat Bigmo Diduga Ajak Anak-Anak Promosikan Vape: Kesel Banget!

20 hari lalu

Kemenkes Didesak agar Merespons Aksi Bigmo Diduga Ajak Anak-Anak Promosikan Vape

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal