Kurangi Korban Jiwa di Pemilu, Kemendagri Usulkan e-Voting

Andi Mohammad Ikhbal
Ilustrasi surat suara Pemilu. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengusulkan evaluasi sistem pemilu. Banyaknya korban jiwa dari kalangan petugas KPPS patut menjadi pelajaran bagi pemerintah dan lembaga penyelenggara pemilu.

Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakhrulloh mengatakan, sedikitnya 144 orang petugas KPPS meninggal dunia. Lebih dari 800 orang mendapat penanganan medis di rumah sakit.

"Sedih banget rasanya, desain pemilu kita banyak membawa korban jiwa," kata Zudan dalam pesan yang diterima iNews.id, Kamis (25/4/2019).

Menurut dia, salah satu faktor banyaknya korban meninggal dunia karena kelelahan. Ke depan, dia mengusulkan agar penyelenggaraan pemilu lima tahunan ini bisa menggunakan sistem e-voting atau pemilihan secara elektronik.

Selain dapat mengurangi kinerja petugas KPPS di lapangan, sistem ini dinilai lebih efektif. Khususnya dalam mengetahui hasil pemilu dalam waktu singkat. Hanya butuh waktu hitungan jam, hasil pemungutan suara dapat diketahui.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Akademisi Usul Pemilu Tak Pakai e-Voting, Rawan Di-hack

Nasional
3 hari lalu

Prabowo di Hadapan Kepala Daerah: Hati Saya Bergetar Melihat Semangat Saudara-Saudara

Nasional
4 hari lalu

Prabowo bakal Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul Besok

Nasional
17 hari lalu

DPR bakal Kaji Usulan Pilkada dengan e-Voting

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal