ARAB SAUDI, iNews.id - Lebih dari dua juta orang memasuki Makkah sambil menunggu tibanya puncak haji atau wukuf di Arafah 9 Dzulhijah. Pemerintah Arab Saudi berupaya keras memastikan kelancaran pelaksanaan hukum Islam kelima ini.
Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Mohammed Saleh bin Taher Benten mengatakan, lonjakan jumlah jamaah umrah dan haji ini sesuai dengan Visi 2030 Arab Saudi dalam menggenjot pemasukan selain dari minyak.
"Melayani jutaan orang di waktu yang sama dengan waktu yang terbatas membuat pemerintah berupaya keras," ujar Mohammed Saleh di Arab Saudi, Senin (5/8/2019).
Menteri yang mempunyai Nenek asli dari Banten, Indonesia ini optimistis pada 2030 Arab Saudi mampu menampung 30 juta jamaah haji dan umrah per tahunnya.