Maarif Institute: Pengeroyokan Ade Armando Tak Dibenarkan dari Perspektif Hukum dan Agama

rizky syahrial
Kondisi Terkini Ade Armando usai Dikeroyok Massa (foto: istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Pegiat media sosial Ade Armando menjadi korban pemukulan di tengah aksi demo di depan Gedung DPR, Jakarta, Senin (11/4/2022). Maarif Institute menyebut pengeroyokan itu tidak bisa dibenarkan dari perspektif hukum hingga agama.

"Hal itu tidak dibenarkan dari perspektif hukum dan agama apa pun," kata Direktur Eksekutif Maarif Institute, Abdul Rohim Ghazali, dalam keterangannya, Selasa (12/4/2022).

Menurut Abdul Rohim, siapa pun yang membenci perilaku dan ucapan Ade Armando tidak pantas meluapkan emosinya dalam bentuk pengeroyokan. Dia menyebut pengeroyokan itu tindakan biadab.

"Saya mengecam tindakan biadab yang menimpa Ade Armando," ujar Abdul Rohim.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Buletin
16 hari lalu

Viral Aniaya Petugas SPBU! Pria Mengaku Aparat Akhirnya Ditangkap, Ternyata Konsumsi Narkoba

Megapolitan
16 hari lalu

Terungkap, Pria Pukul Petugas SPBU di Jaktim Pakai Pelat Palsu saat Mau Isi Pertalite

Megapolitan
17 hari lalu

Kronologi Pria Ngaku Aparat Pukul Petugas SPBU di Jaktim, Berawal Ditolak Isi Pertalite

Nasional
30 hari lalu

Ade Armando Tuding PDIP yang Pertama Angkat Wacana Polri di Bawah Kementerian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal