Ma'ruf Amin Terima Laporan Banyak Daerah Hasil Pemekaran Wilayah Belum Mandiri

Puteranegara Batubara
Wakil Presiden, KH Ma"ruf Amin. (Foto: iNews.id/Rizqa Leony Putra)

JAKARTA, iNews.id -Wakil Presiden (Wapres) Indonesia Ma'ruf Amin selaku Ketua Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah (DPOD), menerima Komite I DPD RI di Istana Wakil Presiden, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta. Dalam pertemuan itu, Ma'ruf dan DPD membahas soal moratorium pemekaran daerah melalui sidang DPOD sesuai Perpres Nomor 91 Tahun 2015.

"Saya menjelaskan bahwa moratorium pemekaran daerah masih berlanjut dan kebijakan lanjutan terkait pembukaan moratorium akan diambil melalui Sidang DPOD sesuai Perpres Nomor 91 Tahun 2015," kata Ma'ruf sebagaimana dilansir akun twitternya, Jakarta, Kamis (3/12/2020).

Menurut Ma'ruf, kebijakan ini diputuskan dengan pertimbangan hasil evaluasi Pemerintah dan laporan BPK RI tahun 2019 menunjukkan sumber pendapatan sebagian besar dari 223 Daerah Otonom Baru (DOB) yang dibentuk sejak tahun 1999 hingga 2014, belum mampu mandiri.

"Masih tergantung pada APBN atau porsi PAD-nya masih berada di bawah dana transfer pusat. Saya juga menegaskan bahwa pertimbangan utama kebijakan moratorium pemekaran daerah didasarkan pada kemampuan keuangan negara yang belum memungkinkan," ujar Ma'ruf.

Menurutnya, kondisi kebijakan fiskal nasional saat ini sedang difokuskan untuk penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
1 hari lalu

Tinjau Pemulihan Bencana Sumut! Wapres Gibran Cek Infrastruktur, Sarana Pendidikan Hingga Pembangunan Huntap

10 hari lalu

Istana soal Langkah Pemerintah usai Gempa NTT: Tak Berhenti pada Masa Tanggap Darurat

11 hari lalu

Prabowo Bangun PLTS 100 GWp, Istana: Ciptakan 1,7 Juta Lapangan Kerja

13 hari lalu

Pemerintah Kerahkan 3 Batalyon dan Helikopter Tangani Karhutla di Sejumlah Wilayah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal