JAKARTA, iNews.id – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara menyatakan, penyebaran hoaks terkait isu Papua tidak hanya bersumber dari Indonesia. Menurut dia, sedikitnya ada 20 negara lain yang ikut menjadi sumber penyebaran berita bohong tentang persitiwa yang terjadi di Papua dan Papua Barat belakangan ini.
Rudiantara mengungkapkan, berdasarkan pantauan kementeriannya, konten hoaks soal Papua dan Papua Barat yang dideteksi bukan hanya menggunakan Bahasa Indonesia, tetapi kebanyakan berbahasa Inggris. Bahkan, ada juga yang menggunakan Bahasa Indonesia, namun setelah ditelusuri ternyata bersumber dari luar negeri.
“Itu kami lihat ada 20 negara, lebih dari 20 negara, lupa saya tepatnya. 20 berapa negara yang memang tempat berasal mention (penyebutan di media sosial). Ada di Eropa ada di Asia. Jadi, isu Papua ini bukan hanya isu domestik, tapi ada juga dari internasional,” ujar Rudiantara di Kompleks Parlemen Senayan, Kamis (5/9/2019).
Rudi menyebut penyebaran berita bohong atau hoaks itu cenderung lebih masif melalui cuitan Twitter dibandingkan dengan media sosial lainnya. “Twitter. Twitter paling banyak. Twitter. 90 persen lebih Twitter,” kata dia sembari berlalu meninggalkan wartawan.