Menlu Ungkap Upaya Tangani Karhutla usai Prabowo Ditelepon PM Malaysia Anwar Ibrahim

Jonathan Simanjuntak
Menlu Arrmanatha Nasir mengungkapkan Indonesia mengerahkan lebih dari 60.000 personel dan 48 helikopter serta pesawat untuk menangani karhutla. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) Arrmanatha Nasir atau Tata mengungkapkan Indonesia telah berkomunikasi dengan Menteri Luar Negeri Malaysia terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu kabut asap hingga berdampak ke negara tetangga tersebut. Komunikasi itu dilakukan setelah Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim menelepon Presiden Prabowo Subianto untuk membahas krisis kabut asap yang belum terselesaikan.

"Kita sudah berkomunikasi, dari saya sudah berbicara juga dengan Menteri Luar Negeri Malaysia," kata Tata kepada wartawan, Sabtu (10/10/2026).

Tata mengatakan, dalam komunikasi tersebut, Indonesia menjelaskan berbagai langkah penanganan karhutla yang telah dilakukan. Upaya itu mencakup pengerahan lebih dari 60.000 personel serta puluhan helikopter dan pesawat untuk melakukan pemadaman melalui udara atau water bombing.

"Kita sudah jelaskan langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Indonesia, seperti kita sudah menerjunkan lebih dari 60.000 personel, kita telah menerjunkan juga sekitar 48 helikopter dan pesawat untuk melakukan water bombing," tuturnya.

Meski demikian, Tata mengakui penanganan karhutla menghadapi tantangan akibat kondisi cuaca yang belum mendukung. Dia berharap hujan yang diprakirakan segera turun dapat membantu meredakan kebakaran.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
14 jam lalu

Serbuk asal Brasil buat Padamkan Karhutla Diuji di Sumsel, Diklaim 10 Kali Lebih Efektif Dibanding Air

16 jam lalu

PM Malaysia Anwar Ibrahim Telepon Prabowo soal Karhutla, Ini Kata Menlu Arrmanatha

23 jam lalu

Hotspot Karhutla Turun Jadi 387 Titik, Sumsel dan Kalteng Masih Tertinggi

2 hari lalu

Karhutla Intai Permukiman, Warga Palangka Raya Panik Selamatkan Motor hingga Hewan Peliharaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal