Mensesneg Buka Suara soal Rencana Bongkar Tiang Monorel Mangkrak di Senayan  

Binti Mufarida
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi buka suara terkait rencana pembongkaran tiang monorel mangkrak di Senayan. (Foto: iNews.id/Binti)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi buka suara terkait rencana pembongkaran tiang monorel di Senayan. Sebab, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengatakan bahwa tiang tersebut merupakan kewenangan Sekretariat Negara (Setneg).

“Kebetulan minggu yang lalu kami berkoordinasi memang betul dari sisi kawasan Senayan adalah bagian dari Kementerian Sekretariat Negara memang betul,” ujar Prasetyo Hadi kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/1/2026).

Prasetyo menjelaskan bahwa pihaknya akan mengevaluasi keberadaan tiang monorel di kawasan Senayan, Jakarta, setelah proyek pembongkaran di Kuningan rampung. Evaluasi ini dilakukan untuk menentukan langkah lanjutan terhadap proyek monorel yang terbengkalai tersebut.

“Tapi memang kita belum sampai kepada keputusan untuk melakukan pembongkaran terhadap tiang monorel di kawasan Senayan. Nanti kami mohon waktu segera kami koordinasikan setelah proses di Kuningan selesai, kita evaluasi hasilnya seperti apa,” ujarnya.

Sebelumnya, pembongkaran tiang monorel di Senayan sudah mulai dilakukan. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebutkan pembongkaran tiang monorel ini diprioritaskan di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Sementara untuk kawasan Senayan, Pemprov DKI memilih opsi pemanfaatan agar aset yang ada tetap memiliki nilai guna.

“Kalau ini sudah berjalan dengan baik, yang di Senayan memang beberapa pasti akan kami bongkar, tetapi beberapa akan kami sisakan untuk videotron dan sebagainya, untuk reklame. Jadi harus dimanfaatkan,” kata Pramono pada Rabu (14/1/2026) lalu.

Sementara, pembongkaran tiang monorel di Rasuna Said telah dimulai dengan total sebanyak 109 tiang monorel yang akan dipotong dan ditata ulang sebagai bagian dari penataan kawasan, dengan target penyelesaian pada September 2026.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
4 hari lalu

Fadli Zon Ungkap Biaya Rekonstruksi Desa Adat Sade di Lombok Capai Rp30 Miliar

7 hari lalu

Pemerintah Bicara Target Asian Games 2026 dan Timnas Indonesia

8 hari lalu

Lebih dari 10.000 Pelari Ikut Merdeka Run 2026, dari Profesional hingga Keluarga

8 hari lalu

Mensesneg hingga Seskab Buka Merdeka Run 2026 di Istana, Diiringi Pengibaran Bendera Merah Putih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal