Mensos Ungkap 2.000 Panti Sosial Fiktif, Anak Masih Punya Ortu!

Binti Mufarida
Ilustrasi panti sosial. Mensos ungkap ada banyak panti sosial fiktif. (Antara)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan, masih banyak Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) panti asuhan yang tidak terakreditasi. Bahkan, lebih dari 2.000 lembaga fiktif hanya bermodal papan nama. 

Ia menjelaskan lebih dari 85 persen anak di panti bukan yatim piatu, melainkan masih memiliki salah satu orang tua. 

“Kalau akreditasi tidak memberi insentif atau sanksi, orang enggan memperbaiki layanan. Ini yang akan kita ubah,” ucap Gus Ipul dikutip Rabu (20/8/2025).

Gus Ipul pun menegaskan pentingnya reformasi sistem akreditasi panti asuhan. Akreditasi tak boleh sekadar formalitas administrasi, melainkan harus mengukur kualitas layanan pengasuhan dengan mekanisme reward dan punishment yang jelas.

Saat ini pihaknya tengah merevisi Permensos agar akreditasi menjadi instrumen penjamin kualitas pengasuhan. LKS yang melanggar akan dikenai sanksi tegas. Sementara yang memenuhi standar akan mendapat penghargaan. 

Biaya pengurusan anak di panti, yang 5–10 kali lebih besar dari pengasuhan berbasis keluarga, juga menjadi alasan kuat agar regulasi ini diarahkan pada peningkatan kualitas, bukan sekadar legalitas.

“Akreditasi panti, digitalisasi bansos, dan Sekolah Rakyat adalah bagian dari strategi besar menuju nol persen kemiskinan ekstrem pada 2026. Semua butuh regulasi yang kuat, pengawasan yang konsisten, serta partisipasi masyarakat,” tegas Gus Ipul.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
14 hari lalu

Pramono Siapkan Lokasi Sekolah Rakyat di Jakarta yang Bisa Tampung 1.000 Siswa

14 hari lalu

Mensos Dukung Sutan Takdir Alisjahbana Jadi Pahlawan Nasional: Pejuang Bahasa Indonesia

29 hari lalu

Pemerintah Kembali Salurkan Hampir Rp1 Triliun Bantuan Bencana ke Aceh, Sumut dan Sumbar

1 bulan lalu

Peringatan Keras Mensos ke Jajaran: Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal