MK Tolak Seluruh Permohonan Uji Materi terkait Presidential Threshold

Aditya Pratama
Mahkamah Konstitusi (MK) membacakan keputusan permohonan uji materi UU Pemilu terkait presidential threshold, Jakarta, Kamis (25/10/2018). (Foto: iNews.id/ Aditya Pratama).

JAKARTA, iNews.id - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan Pasal 222 Undang-undang (UU) Pemilihan Umum (Pemilu) terkait presidential treshold yang diajukan oleh 12 pemohon. Nomor Perkara, yakni, 49/PUU-XVI/2018.

Para pemohon, yaitu M. Busyro Muqoddas, M. Chatib Basri, Faisal Batubara, Hadar N. Gumay, dan Bambang Widjojanto. Selanjutnya, Rocky Gerung, Robertus Robet, Feri Amsari, Angga Dwimas Sasongko, Dahnil Anzar Simanjuntak, Titi Anggraini, dan Hasan Yahya.

"Menolak seluruh permohonan pemohon untuk seluruhnya," ucap Ketua MK Anwar Usman di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (25/10/2018).

Hakim konstitusi berpendapat, UU Pemilu merupakan peraturan yang telah jelas diatur dalam peraturan Pemilu 2019. Sementara gugatan yang disampaikan oleh sejumlah tokoh tersebut tidak beralasan secara hukum.

"Mahkamah berpendapat bahwa di satu pihak, mekanisme yang mengatur hal itu telah tersedia sesuai tahapan Pemilu 2019. Khususnya mengenai Pemilu Presiden dan Wakil Presiden dan di lain pihak tahapan pemeriksaan permohonan a quo sesuai hukum acara yang berlaku juga tidak memungkinkan hal tersebut dikabulkan," ucapnya.

Syarat dukungan partai politik (parpol) atau gabungan parpol yang memperoleh 20 persen kursi di DPR atau 25 persen suara sah nasional sebelum pilpres merupakan syarat dukungan awal. Sedangkan dukungan yang sesungguhnya akan ditentukan oleh hasil pilpres.

"Oleh karena itu Mahkamah berpendapat permohonan provisi para pemohon tidak beralasan menurut hukum," katanya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
3 hari lalu

Eks Ketua KPU Ungkap Awal Mula Pasal 18 PKPU yang Dipersoalkan dalam Gugatan Ijazah Gibran

6 hari lalu

Sidang Gugatan Ijazah Gibran Kembali Digelar 30 September, Masuk Tahap Pembuktian

7 hari lalu

Gugat UU IKN ke MK, 3 Mahasiswa Minta Pelantikan Prabowo-Gibran Diulang

13 hari lalu

Denny Indrayana Cs Persoalkan Keabsahan Ijazah Gibran, Minta MK Batalkan Pelantikan Wapres

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal