Modifikasi Cuaca Terkendala, Pemerintah Pakai Water Bombing Padamkan Kebakaran Bromo

Felldy Aslya Utama
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur (dok. BNPB)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah memutuskan memperkuat pemadaman kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, dengan menggunakan metode water bombing yang dibantu pasukan darat. Water bombing adalah teknik pemadaman kebakaran, terutama kebakaran hutan dan lahan, dari udara dengan cara menjatuhkan air atau bahan kimia khusus

Keputusan tersebut diambil setelah pemerintah berkoordinasi langsung dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait kondisi cuaca. Berdasarkan perhitungan teknokratik, peluang pelaksanaan operasi modifikasi cuaca (OMC) dalam 10 hari mendatang sangat kecil.

“Operasi modifikasi cuaca tidak bisa dilakukan sampai 10 hari ke depan. Tadi sudah saya telepon langsung kepada Kepala BMKG, tadi juga ada staf beliau yang datang. Secara matematis, secara teknokratik dihitung, hampir mustahil 10 hari ke depan ada OMC,” kata Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, usai mengecek langsung kondisi kebakaran, Minggu (9/8/2026).

Karena itu, strategi pemadaman akan difokuskan pada dua kekuatan utama, yakni operasi water bombing dari udara dan pengerahan pasukan darat. Kedua upaya tersebut akan dilakukan secara berkelanjutan sampai api benar-benar padam dan kawasan dapat kembali beroperasi.

“Jadi kita betul-betul mengandalkan: satu, water bombing, yang kedua, pasukan darat,” ujarnya.

Menhut menegaskan, water bombing akan terus dilakukan hingga kondisi kebakaran benar-benar terkendali. Operasi udara tersebut tidak akan dihentikan sebelum kawasan dinyatakan aman dan seluruh aktivitas dapat kembali berjalan.

“Hari ini 30 water bombing, tinggal 10 lagi karena udah 20. Insya Allah sampai padam, sampai semua bisa beroperasi lagi baru nanti water bombing-nya berhenti,” katanya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
12 jam lalu

Gedung Bapenda DKI Terbakar, Sebagian ASN Berkantor Sementara di Cikini

6 jam lalu

Pramono Minta Semua RW di Jakarta Siapkan APAR, Antisipasi Kebakaran

15 jam lalu

Status Gunung Bromo Masih Waspada di Tengah Kebakaran Hutan 

17 jam lalu

Imbas Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Pegawai Dialihkan WFH dan Bekerja di Sudin Terkait

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal